Kandungan Gizi Telur Rebus dan Kukus Menurut Ahli

  • 12 Nov 2025 20:27 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Telur dikenal sebagai salah satu sumber protein terbaik dan mudah diolah. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, mana yang lebih baik dikonsumsi antara telur rebus dan telur kukus? Menurut ahli gizi, keduanya sama-sama menyehatkan, tetapi memiliki perbedaan kecil dalam kandungan gizi dan cara penyajian.

Ahli gizi dari Universitas Indonesia, Dr. Nur Aisyah, S.Gz., M.Sc., menjelaskan bahwa baik telur rebus maupun kukus sama-sama mempertahankan sebagian besar protein dan lemak sehat yang terkandung di dalamnya.

“Perbedaan utamanya terletak pada proses pemanasan dan tingkat kehilangan nutrisi. Telur rebus cenderung sedikit lebih padat, sementara telur kukus memiliki tekstur lebih lembut dan sedikit lebih banyak kelembapan,” jelas Dr. Nur Aisyah yang dikutip dari laman isagi.or.id.

Menurutnya, proses pengukusan cenderung mempertahankan vitamin B kompleks dan lemak tak jenuh sedikit lebih baik dibanding perebusan. Hal ini karena suhu pengukusan lebih stabil dan tidak terlalu tinggi. Namun, perbedaannya tidak terlalu signifikan untuk memengaruhi nilai gizi secara keseluruhan.

Dikatakan, pemilihan cara memasak sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan preferensi masing-masing.

“Jika tujuannya untuk diet rendah lemak, telur rebus bisa jadi pilihan. Namun bagi yang ingin tekstur lebih lembut dan rasa gurih alami, telur kukus juga sangat baik,” katanya.

Baik telur rebus maupun kukus sama-sama disarankan untuk dikonsumsi tanpa tambahan garam atau minyak berlebih. Kandungan protein, kolin, dan zat besinya menjadikan telur sebagai makanan ideal untuk menjaga daya tahan tubuh dan membantu pembentukan otot.

“Yang paling penting bukan hanya cara memasaknya, tetapi bagaimana mengonsumsinya secara seimbang,” ujar Dr. Nur Aisyah.

Dengan demikian, kedua cara memasak ini sama-sama sehat, asalkan dilakukan dengan benar dan tidak berlebihan dalam konsumsi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....