Waspadai Rabies di Ambon! Kenali Gejala dan Pencegahannya
- 28 Apr 2025 17:48 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman rabies setelah ditemukannya kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di beberapa wilayah.
Melalui surat edaran terbaru, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memahami langkah-langkah pencegahan penyakit mematikan ini.
Rabies adalah penyakit infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Virus ini ditularkan melalui air liur hewan yang terinfeksi, terutama melalui gigitan. Hewan seperti anjing, kucing, monyet, dan kelelawar menjadi pembawa utama virus rabies.
Gejala pada Manusia:
Tahap awal: demam, lemas, sakit tenggorokan, dan gejala mirip flu.
Tahap lanjut: gelisah, kebingungan, halusinasi, kesulitan menelan, dan produksi air liur berlebih.
Jika tidak ditangani, rabies dapat menyebabkan kematian.
Tanda pada Hewan:
Perubahan perilaku: hewan menjadi agresif atau justru ketakutan.
Air liur berlebihan dan takut air/cahaya.
Sering menggigit benda di sekitarnya.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Digigit Hewan?
Segera cuci luka dengan air mengalir dan sabun antiseptik selama 10-15 menit.
Berikan antiseptik seperti alkohol atau yodium.
Cari bantuan medis secepatnya ke Puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan vaksin anti-rabies.
Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan
✔ Vaksinasi hewan peliharaan secara rutin (minimal setahun sekali).
✔ Hindari kontak dengan hewan liar yang menunjukkan gejala aneh.
✔ Laporkan kasus gigitan ke petugas kesehatan atau Dinas Pertanian setempat.
✔ Pastikan hewan peliharaan tidak berkeliaran tanpa pengawasan.
Masyarakat diharapkan aktif melaporkan hewan yang mencurigakan untuk mencegah penyebaran virus.
"Kewaspadaan dan tindakan cepat sangat menentukan keselamatan. Jangan tunda penanganan jika terjadi gigitan," pernyataan resmi Pemkot Ambon.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....