Risiko Penyakit Dekompresi dan Penanganannya

  • 16 Nov 2024 16:37 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Penyakit Dekompresi, yang juga dikenal dengan istilah Caisson Disease, adalah kondisi medis yang kerap dihadapi oleh para penyelam. Penyakit ini disebabkan oleh akumulasi nitrogen terlarut dalam tubuh saat menyelam.


"Ketika nitrogen ini berubah menjadi gelembung-gelembung udara di dalam aliran darah, gelembung tersebut dapat menyumbat aliran darah ke berbagai bagian tubuh, termasuk sistem saraf, yang berpotensi memicu komplikasi serius,"tutur dr. Semuel A. Wagiu, Sp.N di RSUD dr. M. Haulussy Ambon kepada RRI, Sabtu (16/11/2024).
Menurut dokter Semuel, beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit dekompresi antara lain:
1. Temperatur dingin saat menyelam.
2. Dehidrasi yang meningkatkan kekentalan darah.
3. Aktivitas fisik yang berlebihan setelah menyelam.
4. Obesitas, yang mempengaruhi distribusi gas dalam tubuh.
5. Menyelam dalam waktu yang lama dan di kedalaman yang tinggi.
6. Kembali ke permukaan terlalu cepat setelah menyelam.
7. Memiliki riwayat penyakit jantung.
8. Langsung melakukan penerbangan setelah menyelam.

Sementara itu, gejala penyakit dekompresi bervariasi tergantung pada lokasi penyumbatan gelembung nitrogen. Beberapa gejala umum yang bisa muncul meliputi:
  • Ruam kulit
  • Nyeri sendi
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Lemah otot
  • Kelumpuhan
  • Hilang kesadaran
Berdasarkan panduan US Navy Diving Manual Revision 5, risiko terjadinya penyakit dekompresi meningkat seiring lamanya waktu penyelaman:
● Menyelam selama 1 jam: risiko 42%
● Menyelam selama 3 jam: risiko 60%
● Menyelam selama 8 jam: risiko 83%
● Menyelam selama 24 jam: risiko 98%
Jika nitrogen menyumbat aliran darah di sum-sum tulang belakang, penyelam berisiko mengalami kelumpuhan. Namun, jika penyumbatan terjadi di otak, kondisi ini bisa memicu gejala yang mirip dengan serangan stroke, termasuk hilang kesadaran atau bahkan kematian akibat ketidakcukupan oksigen.
Salah satu metode penanganan utama untuk penyakit dekompresi adalah menggunakan Hyperbaric Chamber. Terapi ini dilakukan dengan cara memberikan oksigen murni di dalam ruangan bertekanan tinggi. Tekanan yang tinggi ini membantu mengubah gelembung udara menjadi gas yang larut kembali dalam darah, sehingga meminimalkan kerusakan pada jaringan tubuh akibat penyumbatan.

"Pentingnya penanganan cepat dan tepat bagi penyelam yang mengalami gejala dekompresi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Upaya pencegahan juga sangat penting, termasuk memastikan kondisi tubuh tetap terhidrasi dan tidak melakukan aktivitas berlebihan segera setelah menyelam,"tutup dr. Semuel.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....