Rabies: Mengintai Kita Melalui Gigitan Hewan

  • 26 Sep 2024 12:13 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Rabies adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Rabies, yang menyerang sistem saraf pusat. Penyakit ini hampir selalu berakibat fatal apabila gejalanya sudah muncul.

Rabies ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi, terutama hewan liar seperti anjing, kucing, kelelawar, dan rakun.

"Anjing adalah hewan yang paling sering menjadi penular rabies di banyak negara, termasuk Indonesia. Selain anjing, kucing dan kelelawar juga bisa menularkan virus ini," Tutur dr. Semuel A. Wagiu, Sp.N di RSUD dr. M. Haulussy Ambon kepada RRI, Kamis (26/9/2024).

Anjing merupakan hewan yang paling sering menjadi penular rabies (Dok Pinterest)

Ia mengatakan, orang yang memiliki risiko tinggi terinfeksi rabies termasuk mereka yang sering berinteraksi dengan hewan liar atau tidak terawat, serta pekerja seperti dokter hewan, penjaga hewan, atau petugas kesehatan di daerah endemik rabies. Gigitan di area kepala atau leher juga meningkatkan risiko karena jaraknya yang dekat dengan otak.

Gejala rabies pada manusia biasanya muncul 1 hingga 3 bulan setelah terpapar. Gejala awal termasuk demam, rasa tidak nyaman di lokasi gigitan, dan kelelahan.

"Seiring berkembangnya infeksi, gejala serius seperti kecemasan, hiperaktif, kesulitan menelan, air liur berlebihan, dan kelumpuhan akan muncul. Jika tidak segera diobati, rabies akan berakhir dengan koma dan kematian," tutur dokter Semuel.

Penanganan rabies harus segera dilakukan setelah terpapar. Vaksin rabies (VAR) efektif mencegah perkembangan penyakit jika diberikan sesegera mungkin setelah gigitan hewan. Selain vaksin, suntikan imunoglobulin rabies (SAR) juga dapat diberikan untuk memberikan perlindungan tambahan. Pembersihan luka dengan air sabun mengalir sangat penting dilakukan sesegera mungkin setelah gigitan.

"Jika seseorang telah menunjukkan gejala rabies, peluang kesembuhannya sangat kecil, karena hampir selalu berakibat fatal. Namun, dengan tindakan cepat seperti vaksinasi pasca-paparan, seseorang dapat mencegah rabies berkembang menjadi penyakit yang berakibat fatal," tutup dokter Semuel

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....