Teken MoU, UM Maluku dan UKIM Siap Perkuat Ekosistem Pendidikan

  • 02 Sep 2026 20:45 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) dan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) sepakat memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Rektor UM Maluku, Rabu, 2 September 2026. Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi.

Rektor UM Maluku, Prof. Faris Al-Fadhat, Ph.D., dalam sambutannya Ia menyampaikan apresiasi kepada UKIM yang telah memiliki pengalaman selama 41 tahun dalam mengelola pendidikan tinggi di Maluku.

“Selamat kepada UKIM yang telah berusia 41 tahun dalam mengelola perguruan tinggi. Kami memberi hormat kepada UKIM sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Provinsi Maluku. Sekali lagi, selamat atas prestasi dan pengalaman panjang tersebut,” ujar Prof. Faris.

Menurutnya, pengalaman panjang UKIM menjadi pembelajaran penting bagi UM Maluku yang baru berdiri pada tahun 2021.

Ia menegaskan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi harus diwujudkan dalam berbagai kegiatan nyata, termasuk kolaborasi antardosen, penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin beberapa dosen UM Maluku berinteraksi dan bekerja sama dengan dosen-dosen yang ada di UKIM, sehingga atmosfer pendidikan di Kota Ambon dan Provinsi Maluku betul-betul hidup,” katanya.

Prof. Faris menilai kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, semakin banyak perguruan tinggi yang bekerja sama, semakin kuat pula ekosistem pendidikan di Maluku.

Ia juga menekankan semangat fastabiqul khairat sebagai dorongan untuk berlomba dalam kebaikan, termasuk melalui kerja sama di bidang pendidikan.

“Di Muhammadiyah Fastabiqul khairat itu bukan hanya berlomba, tetapi bekerja sama dalam kebaikan. Kerja sama yang kita lakukan adalah kebaikan untuk semua, demi memajukan masyarakat di Maluku,” tegasnya.

Prof. Faris berharap kolaborasi UM Maluku dan UKIM dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Maluku.

Sementara itu, Rektor UKIM, Dr. Steve G. C. Gaspersz, M.Si., M.A., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi masa depan.

“Kepentingan kita sebagai perguruan tinggi adalah membicarakan masa depan, karena kita sedang mendidik generasi masa depan. Oleh karena itu, kita bersama-sama sudah memahami bahwa ada dinamika sejarah, dinamika masyarakat, termasuk juga perubahan-perubahan regulasi yang harus kita sikapi bersama-sama,” kata Dr. Steve.

Rektor UKIM mengapresiasi inisiatif UM Maluku untuk membangun kolaborasi dengan UKIM. Menurutnya, tidak ada pilihan lain bagi perguruan tinggi selain memperkuat kerja sama untuk menghadapi berbagai perubahan yang terjadi.

“Rektor UM Maluku sudah menyampaikan bahwa tidak ada pilihan lain, kita berkolaborasi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang telah mengubah cara belajar, cara pandang mahasiswa, hingga pola kerja dosen. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dihadapi bersama melalui pertukaran pengalaman dan kolaborasi antar kampus.

Dr. Steve menegaskan bahwa MoU bukanlah tujuan akhir. “Penandatanganan MoU itu cuma kertas, yang diperlukan adalah semangatnya,” katanya.

Karena itu, UKIM dan UM Maluku akan melanjutkan komunikasi untuk menyusun program kerja sama yang lebih konkret, termasuk melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembelajaran, serta pemanfaatan berbagai peluang hibah pemerintah.

Ia juga mengutip ungkapan yang menggambarkan pentingnya kerja bersama, “If you want to go fast, go alone. But if you want to go far, go together. Kalau kita mau bekerja secara cepat, berjalan sendiri. Tapi kalau kita mau berjalan jauh, kita perlu berjalan bersama-sama,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama UM Maluku dan UKIM merupakan langkah awal untuk membangun masa depan pendidikan Maluku secara bersama-sama.

“Ini bukan pertemuan yang terakhir. Kita akan melanjutkan dengan kerja-kerja kita bersama,” pungkasnya.

Penandatanganan MoU turut dihadiri jajaran pimpinan UM Maluku, di antaranya Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Dekan, Ketua-Ketua Program Studi, serta perwakilan kepala lembaga.

Sementara dari UKIM hadir Wakil Rektor IV, Kepala Biro, Kepala Bagian Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, serta jajaran staf.

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan untuk memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Provinsi Maluku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....