PPI Dunia dan Kawan Alam Indonesia Salurkan Buku untuk Anak-Anak Banda Neira

  • 09 Agt 2026 18:04 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Banda Neira — Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) Kawasan Amerika–Eropa bersama Kawan Alam Indonesia menyalurkan bantuan buku dan fasilitas ruang belajar kepada Yayasan Generasi Warna-Warni (Warna-warni Kids) di Banda Naira, Maluku Tengah. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kolaborasi Pemuda untuk Banda Naira yang melibatkan pemuda, komunitas, masyarakat, dan sejumlah unsur di Kepulauan Banda.

Bantuan yang disalurkan berupa buku bacaan, rak buku, hiasan ruangan, serta hiasan dinding edukatif berbahan kayu. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan perpustakaan dan ruang belajar anak-anak di Warna-warni Kids. Kegiatan tersebut turut melibatkan Koramil 1502-01/Banda.

Pendiri Yayasan Generasi Warna-Warni, Mita Alwi, mengapresiasi dukungan yang diberikan untuk ruang belajar anak-anak.

“Kami sangat senang menerima buku-buku dan dukungan untuk melengkapi ruang belajar ini. Bagi anak-anak, buku bukan hanya benda untuk dibaca, tetapi bisa menjadi teman, jendela untuk melihat dunia, dan sumber inspirasi,” ujar Mita.

Yayasan Generasi Warna-Warni telah dirintis Mita sejak 2009. Lembaga tersebut menyediakan ruang belajar gratis bagi anak-anak dan remaja di Banda Naira. Sejumlah kegiatan yang dijalankan antara lain kelas belajar tambahan, pembelajaran bahasa Inggris, ruang baca, seni dan kerajinan, musik, serta pengenalan permainan tradisional dan sejarah lokal Banda.

Co-Founder Kawan Alam Indonesia, Wanda Syahputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya melibatkan pemuda dalam pembangunan masyarakat di Kepulauan Banda.

“Kami percaya bahwa menjaga masa depan Banda Naira tidak hanya berbicara tentang laut, lingkungan dan warisan alamnya, tetapi juga tentang anak-anak yang kelak menjadi penjaga masa depan pulau ini,” kata Wanda.

Wakil Ketua Umum Kawan Alam Indonesia sekaligus Direktur Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa, Aurelia Aranti Vinton, mengatakan program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan.

Menurutnya, kegiatan pengabdian tersebut diharapkan menjadi awal dari hubungan dan kolaborasi jangka panjang dengan masyarakat Banda Naira.

“Buku yang kami bawa mungkin sederhana, tetapi kami berharap setiap buku dapat menjadi pintu menuju pengetahuan, kreativitas, dan mimpi-mimpi baru bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Sa’adah Fadhilah Indra Ayu, mahasiswa semester 5 Departemen Ekonomi & Bisnis Universitas Gadjah Mada sekaligus volunteer program, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya ruang belajar bagi anak-anak di wilayah kepulauan.

“Saya percaya setiap anak memiliki hak untuk memiliki ruang belajar yang aman, menyenangkan, dan membuka mereka pada dunia yang lebih luas,” ujar Sa’adah.

Danramil 1502-01/Banda, Kapten Cba. Zulkifli Ten, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan pemuda dalam kegiatan pendidikan merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.

“Kami berharap semangat gotong royong dan kolaborasi seperti ini terus dilanjutkan, sehingga semakin banyak anak-anak Banda yang mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang dan meraih cita-citanya,” kata Zulkifli.

Program Kolaborasi Pemuda untuk Banda Naira menjadi salah satu bentuk keterlibatan pemuda dan diaspora dalam mendukung pendidikan serta pengembangan generasi muda di Kepulauan Banda.

Melalui dukungan terhadap ruang baca dan fasilitas belajar, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan anak-anak Banda Naira dalam memperoleh pengetahuan, mengembangkan kreativitas, dan mengenal dunia melalui literasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....