El Nino Sebabkan Kemarau Lebih Panjang di Indonesia

  • 07 Agt 2026 08:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Fenomena El Niño kembali menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap kondisi cuaca di berbagai wilayah dunia, termasuk Indonesia. El Niño merupakan peristiwa meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang memengaruhi pola angin serta curah hujan.

Di Indonesia, dampak El Niño umumnya ditandai dengan berkurangnya curah hujan sehingga musim kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya. Kondisi ini dapat menyebabkan kekeringan di sejumlah daerah, terutama wilayah yang bergantung pada air hujan.

Selain memengaruhi ketersediaan air, El Niño juga berdampak pada sektor pertanian. Berkurangnya pasokan air untuk irigasi dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan berpotensi menurunkan hasil panen jika tidak diantisipasi dengan baik.

Tidak hanya itu, musim kemarau yang lebih panjang juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran terbuka yang dapat memicu meluasnya titik api.

Pemerintah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan kondisi iklim serta memberikan informasi kepada masyarakat. Berbagai langkah antisipasi dilakukan, mulai dari pengelolaan sumber daya air hingga sosialisasi mengenai potensi dampak El Niño.

Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi prakiraan cuaca dan menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau. Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak, dampak El Niño dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....