Mafindo Maluku Ungkap Bahaya Hoaks, Masyarakat Diminta Cerdas Saring Informasi

  • 04 Agt 2026 10:27 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Masyarakat Maluku diminta semakin cerdas dalam menyaring informasi digital agar tidak mudah menjadi korban hoaks. Ketua DPW Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Maluku, Sahril Saleman menyebut literasi digital menjadi kunci menghadapi derasnya arus informasi di media sosial.

“Hoaks tidak akan berhenti hanya karena teknologi semakin canggih. Hoaks akan berkurang ketika masyarakat semakin cerdas,” ujar Sahril Saleman.

Dijelaskan, Mafindo Maluku resmi berdiri sejak Desember 2018 sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya informasi menyesatkan di tengah masyarakat. Organisasi tersebut hadir untuk memperkuat edukasi literasi digital dan mengajak warga lebih kritis dalam menerima informasi.

Masyarakat juga didorong untuk membiasakan diri melakukan pemeriksaan fakta sebelum mempercayai sebuah kabar. Media sosial seperti WhatsApp, Facebook, TikTok, dan Instagram menjadi jalur yang paling cepat dalam penyebaran informasi yang belum tentu benar.

Hoaks, kata Sahril, dapat menjerat siapa saja tanpa melihat tingkat pendidikan maupun status sosial seseorang. Pejabat, akademisi, hingga tokoh agama pun tetap berisiko menjadi korban apabila tidak melakukan verifikasi informasi.

“Gelar pendidikan tidak otomatis membuat seseorang kebal terhadap hoaks. Semua orang harus tetap kritis dan memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya,” kata Sahril.

Berdasarkan pemantauan Mafindo, isu hoaks yang sering muncul di Maluku meliputi SARA, konflik komunal, politik, kesehatan, hingga lowongan pekerjaan. Informasi yang memancing emosi masyarakat biasanya lebih mudah menyebar luas di ruang digital.

“Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak terjebak dalam perdebatan di media sosial yang dapat memicu “perang jari”. Konflik di ruang digital dapat berdampak pada hubungan sosial masyarakat di kehidupan nyata,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....