Hewan Ini Lebih Gesit Bergerak di Air Ketimbang di Darat
- 03 Agt 2026 09:04 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kungkang atau sloth, adalah mamalia pohon asal Amerika, yang sering tertukar namanya dengan kukang/slow loris asal Asia adalah jenis hewan primata kecil yang bergerak lambat, aktif pada malam hari (nokturnal), dan memiliki racun atau bisa.
Hewan dari genus Nycticebus ini dikenal juga dengan nama malu-malu, dengan ciri-ciri tubuh berukuran kecil dan panjang sekitar 19–30 cm, Berat badan berkisar antara 0,375 hingga 0,9 kilogram. Kukang memiliki mata yang besar dan bulat, serta warna rambut yang beragam seperti kelabu, cokelat, atau keputihan, serta memiliki garis cokelat di bagian punggung.
Kukang sendiri memiliki perilaku dan keunikan hidup di atas pohon (arboreal) dan menghabiskan waktu siang untuk tidur, juga merupakan satu-satunya jenis primata yang memiliki bisa atau racun, yang keluar dari kelenjar di siku lengannya. Seluruh jenis kukang di Indonesia merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang karena terancam punah akibat perburuan liar dan kerusakan hutan
Keunikan kungkang ialah dapat bergerak tiga kali lebih cepat di air daripada di darat karena tubuh mereka menjadi ringan di dalam air, perut besar mereka berfungsi sebagai pelampung alami, dan lengan panjangnya sangat kuat untuk mengayuh. Alasan kungkang lebih cepat di Air adalah air menopang berat badan kungkang yang terasa berat dan canggung saat mereka harus menyeret tubuhnya di atas tanah kering. Perut kungkang digunakan sebagai pelampung karena organ pencernaan kungkang yang besar dan penuh gas, dapat membuat tubuh mereka secara alami mudah mengapung di permukaan air.
Kungkang juga memiliki keahlian gaya dayung yang efektif, dengan lengan depan kungkang yang panjang dan kuat, dapat dipakai untuk mengayuh air dengan gaya seperti anjing (doggy paddle) secara stabil. Kemampuan lainnya, kungkang dapat bertahan di air dengan memperlambat denyut jantung mereka, hingga separuh kecepatan normal, hal itu sangat memungkinkan mereka untuk menahan napas lebih lama di dalam air bahkan hingga 40 menit.
Disisi lain kemampuan berenang ini membantu mereka menyeberangi sungai atau area hutan yang sedang banjir untuk mencari wilayah dan juga pasangan baru untuk bertahan hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....