PPI: Kolaborasi Pemuda Perkuat Pendidikan Lingkungan Generasi Muda Banda Neira

  • 28 Jul 2026 16:41 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Banda Neira – Semangat kolaborasi lintas daerah dan lintas negara kembali diwujudkan melalui Program Pengabdian Masyarakat "Kolaborasi Pemuda untuk Banda Neira" yang digagas oleh Divisi Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa bersama Kawan Alam Indonesia. Salah satu rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Outing Class bersama siswa-siswi SD Negeri 285 Maluku Tengah yang berlokasi di Desa Waling Spancibi, Kecamatan Kepulauan Banda.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang menyenangkan, kontekstual, dan berbasis potensi lokal. Para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini yang dipadukan dengan pengenalan Bahasa Inggris melalui metode belajar interaktif di luar ruang kelas.

Kepala SD Negeri 285 Maluku Tengah, Ibu Nirwati Igret Rabiun, S.Pd., S.D., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kehadiran para relawan memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa sekaligus menjadi motivasi baru bagi sekolah di wilayah kepulauan.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Divisi Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa dan Kawan Alam Indonesia atas perhatian dan kepeduliannya kepada anak-anak kami. Program ini menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan baru bagi para siswa," kata Nirwati.

"Kami merasa bersyukur karena sekolah kami menjadi bagian dari gerakan pengabdian masyarakat yang membawa semangat pendidikan, kepedulian lingkungan, dan penguatan karakter bagi generasi Banda Neira. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," ujar Nirwati.

Sementara itu, Wanda Syahputra, S.E., selaku Co-Founder Kawan Alam Indonesia, menegaskan, pendidikan lingkungan harus dimulai sejak usia dini agar tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

"Anak-anak adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan lingkungan Indonesia. Karena itu, pendidikan lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui teori, tetapi harus menjadi pengalaman yang menyenangkan melalui kegiatan di alam," ujar Wanda.

"Kami juga mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Inggris agar anak-anak memiliki bekal menghadapi tantangan global tanpa kehilangan kecintaan terhadap lingkungan dan identitas daerahnya. Banda Neira memiliki kekayaan alam dan sejarah yang luar biasa, sehingga generasi mudanya perlu dipersiapkan menjadi penjaga sekaligus duta bagi daerahnya di masa depan," ujarnya lagi.

Di sisi lain, Aurelia Arianti Vinton, selaku Direktur Pengabdian Masyarakat PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa sekaligus Wakil Ketua Umum Kawan Alam Indonesia, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kolaborasi pemuda Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri, untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.

"Kolaborasi Pemuda untuk Banda Neira merupakan bentuk pengabdian yang kami bangun bersama sebagai ruang berbagi ilmu, pengalaman, dan inspirasi. Kami percaya bahwa pembangunan Indonesia dimulai dari penguatan kualitas sumber daya manusia di daerah, termasuk wilayah kepulauan seperti Banda Neira. Kehadiran PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa bukan hanya membawa semangat akademik dari mahasiswa Indonesia di luar negeri, tetapi juga membangun jembatan kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," kata Aurelia.

Program Pengabdian Masyarakat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan selama satu bulan yang dilaksanakan di Banda Neira, melibatkan relawan dari berbagai latar belakang keilmuan. Selain pembelajaran Bahasa Inggris dan pendidikan lingkungan, kegiatan juga mencakup penguatan literasi, pemberdayaan masyarakat, dokumentasi potensi daerah, serta pengembangan jejaring kolaborasi untuk mendukung kemajuan melalui semangat "Kolaborasi Pemuda untuk Banda Neira",

PPI Dunia Kawasan Amerika–Eropa bersama Kawan Alam Indonesia berharap dapat menghadirkan gerakan pengabdian yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda yang berkarakter, peduli lingkungan, berwawasan global, serta mampu menjadi pelopor pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Banda.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....