Rektor UM Maluku Sapa Mahasiswa Baru 2026: Gaungkan Kampus Inklusif Tanpa Sekat
- 22 Jul 2026 14:03 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) menggelar kegiatan penyambutan perdana bertajuk "Rektor Menyapa Mahasiswa Baru 2026" pada Selasa 21 Juli 2026. Acara yang berlangsung secara hybrid (tatap muka dan daring) ini diikuti oleh ratusan calon mahasiswa baru dari berbagai pelosok daerah.
Mahasiswa yang berdomisili di Pulau Ambon antusias mengikuti kegiatan secara langsung di Aula UM Maluku Lantai 6, sementara mahasiswa dari luar pulau bergabung secara interaktif melalui platform Zoom Meeting. Turut hadir mendampingi Rektor, Wakil Rektor I Dr. Andi Thamrin, S.P., M.Si., Wakil Rektor II Dr. Imam Suprabowo, S.Sos.I., M.Pd.I., para Dekan, Ketua Program Studi, serta jajaran dosen di lingkungan UM Maluku.
Dalam sambutannya yang hangat, Rektor UM Maluku, Prof. Faris Al-Fadhat, Ph.D., menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menyambut resmi para mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UM Maluku. "Saya ucapkan selamat datang di kampus Universitas Muhammadiyah Maluku. Anda semua kini adalah bagian dari keluarga besar kami," ujar Prof. Faris.
Prof. Faris menegaskan bahwa para mahasiswa sangat beruntung dapat bergabung dengan UM Maluku. Ia menekankan komitmen kampus dalam merawat nilai-nilai keinklusifan dan kesetaraan.
"UM Maluku adalah kampus Muhammadiyah yang terbuka bagi siapa saja dan berkomitmen menerapkan prinsip pendidikan inklusif. Kami tidak membedakan agama, suku, maupun budaya, semua diperlakukan sama. Prinsip kami jelas: Pendidikan adalah jembatan untuk semua," ujar Rektor.
Mengantisipasi tantangan global, Rektor mengajak para mahasiswa baru untuk mengubah pola pikir dalam belajar dan senantiasa adaptif terhadap perkembangan zaman. Prof. Faris menggarisbawahi transformasi peran mahasiswa di era modern.
"Kalau dulu kita harus menghafal, sekarang kita perlu memahami. Dulu kita mencari jawaban, sekarang kita perlu mengajukan pertanyaan yang tepat. Dulu bekerja sendiri, sekarang kita harus membangun kolaborasi. Dan jika dulu IQ menjadi penentu utama, sekarang karakter serta kemampuan adaptasi adalah yang paling utama," kata Prof. Faris.
Selain menekankan pentingnya adab, sopan santun, dan pemahaman terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Maluku, Rektor juga merangkum tiga pilar utama yang wajib dikuasai mahasiswa UM Maluku, yakni Pengetahuan, Keterampilan, dan Karakter. Ia optimistis bahwa dengan semangat belajar dan berkarya bersama, UM Maluku akan terus tumbuh menjadi perguruan tinggi besar dan terdepan di Maluku.
Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan sesi bimbingan awal bersama para dosen program studi ini mendapat respons sangat positif dari para peserta. Suasana semakin semarak karena para calon mahasiswa baru yang hadir secara offline di aula berkesempatan mendapatkan jersey oranye khas UM Maluku.

Sapril Bugis, calon mahasiswa baru dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), menyampaikan kesiapannya melalui unggahan media sosial usai acara, “Terima kasih Bapak/Ibu Dosen atas bimbingannya. Kami siap menjadi pelopor PWK. Bersama pendidikan, kami siap membangun tata ruang Maluku yang lebih baik.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....