Wisuda Perdana UM Maluku Lahirkan 49 Sarjana Unggul

  • 30 Apr 2026 12:49 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda sarjana angkatan pertama tahun ajaran 2026, Kamis, 30 April 2026, di Aula LLDIKTI Wilayah XII Ambon. Momen bersejarah ini menandai lahirnya generasi sarjana perdana dari kampus yang baru berusia lima tahun tersebut.

Sebanyak 49 wisudawan resmi menyandang gelar sarjana dari lima program studi jenjang S1. Program Studi Pendidikan Biologi menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 16 orang, disusul Perikanan Tangkap (12 orang), Pendidikan Matematika (8 orang), Ilmu Kelautan (7 orang), dan Kehutanan (6 orang). Para wisudawan ini diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan di Maluku, khususnya di sektor-sektor strategis berbasis sumber daya alam.

Rektor UM Maluku, Prof. Faris Al Fadhat, M.A., Ph.D, dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan baru para lulusan. Ia mengingatkan bahwa para wisudawan akan menghadapi tantangan besar di tengah masyarakat, namun tetap harus optimistis.

“Hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, justru langkah awal untuk memulai babak baru sebagai manusia yang hadir di tengah masyarakat. Memajukan kampus sekaligus memajukan peradaban. Yakinlah bahwa orang-orang yang menuntut ilmu akan diangkat derajatnya,” ujar Rektor.

Ia juga menekankan bahwa perkembangan UM Maluku tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, sehingga kampus ini diharapkan terus berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya wisuda perdana tersebut. Ia menyebut momentum ini sebagai tonggak sejarah penting bagi dunia pendidikan di Maluku.

“Wisuda ini adalah bukti nyata komitmen dalam memajukan pendidikan di Provinsi Maluku, sekaligus menandai lahirnya generasi sarjana pertama dari Universitas Muhammadiyah Maluku,” kata Gubernur.

Gubernur juga menyoroti peluang besar bagi para wisudawan, terutama dengan adanya pengembangan proyek strategis nasional seperti Blok Masela yang diperkirakan menyerap hingga puluhan ribu tenaga kerja. Ia berharap lulusan UM Maluku mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.

“Jangan biarkan kesempatan kerja ini berlalu. Sarjana Maluku harus menjadi pelaku utama, bukan penonton di negeri sendiri,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya kemampuan adaptif, kreativitas, dan semangat belajar sepanjang hayat di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Wisuda perdana ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan akademik, tetapi juga harapan baru bagi Maluku. Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan, perikanan, dan kehutanan yang menjadi kekuatan utama wilayah kepulauan tersebut.

Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha, kehadiran 49 sarjana baru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu membawa Maluku menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....