Pengawasan Digital Penting Agar Anak Terlindungi Selalu
- 03 Nov 2025 07:42 WIB
- Ambon
KBRN,Ambon: Di era digital, anak-anak semakin mudah mengakses internet. Sayangnya, tidak semua konten di dunia maya aman bagi mereka. Mulai dari kekerasan, pornografi, hingga hoaks, paparan konten negatif bisa berdampak buruk pada perkembangan mental dan sosial anak.
Dikutip dari laman Ikatan Psikolog Klinis (IPK), Pakar komunikasi dan psikologi menekankan pentingnya peran aktif orang tua sebagai pelindung pertama anak di dunia digital. “Anak-anak yang terlalu lama terpapar konten negatif berisiko mengalami gangguan perilaku, meniru hal yang salah, bahkan stres,” jelas Dr. Lita Gading, psikolog anak.
Langkah Edukatif bagi orang tua, menurut Dr. Lita Gading:
1. Pantau Aktivitas Digital Anak
Gunakan fitur parental control di gawai dan perangkat yang digunakan anak. Batasi waktu layar (screen time) agar anak tidak terlalu lama menonton konten daring.
2. Komunikasi Terbuka
Jelaskan kepada anak mengapa konten tertentu tidak pantas. Anak yang merasa dipercaya akan lebih mudah memahami dan bekerja sama.
3. Arahkan ke Konten Positif
Pilih aplikasi dan situs edukatif yang mendukung pembelajaran, kreativitas, dan hiburan sehat.
4. Jadilah Teladan Digital
Orang tua harus menunjukkan sikap bijak dalam menggunakan media sosial dan internet. Anak sering meniru perilaku orang dewasa.
Kominfo melalui program #BijakBersosmed dan Gerakan Nasional Literasi Digital(GNLD) terus memberikan edukasi literasi digital bagi anak dan orang tua. Sekolah juga diimbau mengajarkan penggunaan teknologi secara sehat sejak dini.
“Melindungi anak dari konten negatif bukan berarti menutup akses internet, tapi mengarahkan mereka agar teknologi digunakan secara cerdas dan aman,” kata Dr. Lita.
Dengan pengawasan aktif, komunikasi terbuka, dan literasi digital, anak dapat menikmati dunia maya dengan aman. Orang tua dan guru memiliki peran besar mencetak generasi digital yang bijak, kritis, dan kreatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....