AI Ubah Lanskap Media Televisi dan Pendidikan

  • 09 Okt 2025 07:19 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi sorotan utama di berbagai sektor, termasuk dunia media dan pendidikan. Dalam industri televisi, teknologi ini menghadirkan perubahan besar.

Perubahan ini mengubah wajah baru dalam proses produksi, penyajian informasi, hingga cara penonton mengonsumsi tayangan. AI juga menuntut para pelaku media untuk beradaptasi dengan cepat agar tidak tertinggal dalam era digital yang serba dinamis.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Pattimura, Ronald Alfredo, dalam Dialog Publik RRI bertajuk “Peran Kecerdasan Buatan AI dalam Transformasi Media Televisi” yang digelar Rabu (8/10/2025), menyebutkan bahwa fenomena penggunaan AI saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi media konvensional.

“Ini merupakan suatu fenomena yang luar biasa, di mana orang gencar menggunakan AI di mana-mana. Dan ini menjadi tantangan bagi media-media konvensional yang kini harus berlomba dengan para konten kreator yang sangat cepat mengikuti perkembangan di media sosial,” ujarnya.

Alfredo menilai, kondisi ini menimbulkan ancaman tersendiri karena masyarakat kini cenderung lebih tertarik menonton konten di media sosial ketimbang media yang memiliki tanggung jawab terhadap isi pemberitaannya.

“Hal ini membuat media harus berpacu agar bisa menyesuaikan dengan selera masyarakat. Tentunya dengan hadirnya AI ini, membawa peluang sekaligus tantangan,” ucapnya.

Selain di dunia media, Alfredo juga menyoroti pengaruh AI dalam dunia pendidikan tinggi. Ia menjelaskan bahwa kampus dan dosen kini harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar dapat membimbing mahasiswa dalam memanfaatkan AI secara bijak.

“Di dunia perguruan tinggi, kami juga harus beradaptasi. Mahasiswa pun pastinya lebih cepat dalam menggunakan AI ini. Kami menjaga agar para mahasiswa mampu menggunakan AI tapi tidak meninggalkan etika,” kata Alfredo.

Menurutnya, keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penerapan etika menjadi kunci agar AI benar-benar memberikan manfaat positif bagi masa depan komunikasi dan media.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....