Komunitas SMA Young Leaders, Agen Perubahan Pendidikan Maluku
- 09 Mei 2025 18:11 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon ; Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan Maluku, muncul sebuah komunitas pelajar bernama SMA Young Leaders, digagas oleh Kayla, lulusan SMA Negeri 1 Ambon.
Komunitas ini berdiri sejak November 2024 dan bertujuan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kepemimpinan serta menjadi agen perubahan (agent of change) dalam dunia pendidikan.
Kayla Joane Nussy, yang kini menjabat sebagai Duta Budaya SMA Provinsi Maluku 2024 sekaligus pendiri komunitas dalam dialog bersama Pro 2 RRI Ambon kemarin menyebut kehadiran SMA Young Leaders dilatarbelakangi oleh kurangnya ruang bagi pelajar bereksplorasi dan berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan pendidikan.
"Komunitas ini fokus pada kepemimpinan dan solusi untuk problem pendidikan di Maluku. Kami ingin membantu menciptakan ruang untuk pemuda menjadi problem solver,” ungkap Kayla dalam acara Ngobras.
Dia juga menyoroti sejumlah masalah mendasar di dunia pendidikan Maluku yang perlu segera dibenahi, mulai dari sistem pendidikan yang belum merata, kekurangan infrastruktur, hingga kualitas tenaga pendidik yang masih perlu ditingkatkan.
“Banyak hal yang harus dibenahi, seperti metode belajar, kurikulum, dan bagaimana cara menarik minat siswa agar rajin belajar. Pemerintah juga perlu mengedepankan pembangunan karakter dan budi pekerti siswa, bukan hanya prestasi akademik semata,” jelasnya.
Kayla menegaskan pentingnya peran stackeholder dan pemerintah dalam menggerakkan kemajuan pendidikan. Ia berharap komunitas SMA Young Leaders dapat terus beregenerasi dan menciptakan program-program inovatif dan solutif untuk masa depan pendidikan Maluku.
“Harapannya, komunitas ini terus berkembang dan menjadi tempat lahirnya inovasi-inovasi positif yang membawa perubahan nyata,” harap Kayla.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....