MTs Miftahul Khair Namlea Wisuda Tahfidz Quran

  • 25 Feb 2025 14:06 WIB
  •  Ambon

BRN, Ambon: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Maluku H. Yamin Mewisudahkan Sebanyak 98 Siswa MTs Miftahul Khair Namlea dalam acara Wisuda Tahfidz Quran Madrasah Angkatan V, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru Senin, (24/02/2024).

Wisuda Tahfidz ini merupakan implementasi dari Kurikulum Lokal Madrasah (LOKMAD) yang diterapkan di MTs Miftahul Khair Namlea.

Selain mengikuti kurikulum nasional, madrasah ini juga mengembangkan program Tahfidz dan Tahsin Quran, sebagai upaya membentuk generasi yang berakhlakul karimah serta memiliki pemahaman keislaman yang kuat.

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan madrasah terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Buru, khususnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 05 Tahun 2016 tentang GELORA (Gerakan Bupolo Magrib Mengaji).

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin memberikan apresiasi dan harapannya terhadap para wisudawan.

"Wisuda ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang dalam menjaga dan mengamalkan hafalan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga para hafiz dan hafizah dari MTs Miftahul Khair terus berkembang dan menjadi generasi emas yang membawa keberkahan bagi bangsa dan agama,”tegas Yamin.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Buru, Nawawi Ibrahim Tinggapy, saat memberikan sambutan, juga memberikan apresiasi kepada Kemenag Kabupaten Buru, khususnya kepada MTs Miftahul Khair Namlea.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang melalui madrasahnya telah berperan dalam mencerdaskan anak bangsa di Kabupaten Buru. Kegiatan Wisuda Tahfidz ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qurani yang unggul,” kata Tinggapy mewakili Penjabat Bupati Buru.

Sementara itu, Kepala Kemenag Buru, Abdul Gani Wael mengatakan, Kementerian Agama, melalui madrasah, terus berperan aktif dalam meningkatkan pendidikan keagamaan di Kabupaten Buru. Dengan mayoritas penduduk muslim, pendidikan berbasis Al-Qur'an menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.

"Melalui program Tahfidz ini, anak-anak kita tidak hanya diajarkan untuk membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah investasi besar bagi masa depan generasi muda kita,”ungkapnya.

Dengan terselenggaranya Wisuda Tahfidz ini, MTs Miftahul Khair semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlakul karimah.

“Semoga semangat menghafal Al-Qur'an terus tumbuh dan melahirkan generasi penerus yang membawa cahaya Islam di Bumi Bupolo,”harapnya.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penggalangan dana untuk pembangunan mushola MTs Miftahul Khair Namleasebagai fasilitas ibadah bagi siswa.

Kegitan ini juga diwarnai dengan hikmah Wisudah Qur'an yang dibawakan oleh KH. Ustadz Abdurrahman Tuanaya, selaku Rois Suriyah PWNU Maluku dengan menekankan pada "Apapun Cita-Citanya, Menghafal Al-Qur'an Adalah Sebuah Keistimewaan".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....