Wisatawan Australia Selamatkan 8 Warga Korban Tenggelam di Perairan Ambon

  • 18 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Ambon

Perairan Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Robin Congreve, 68 tahun, wisatawan asal Australia, berhasil menyelamatkan 8 warga korban tenggelam di perairan Ambon Maluku pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 09.30 WIT. Mereka dievakuasi ke dalam perahu layar Salty Dogz dan ditemukan dalam kondisi yang sudah payah.

Robin kepada RRI di Amahusu, Nusaniwe, Kota Ambon, menjelaskan, dirinya bersama rekannya saat itu sedang dalam perjalanan dari Ambon menuju Missol, Raja Ampat, Papua Barat. Setelah melewati Tanjung Allang, dirinya melihat banyak serpihan kapal yang mengapung di atas permukaan laut.

Tak lama berselang, dia dan rekannya melihat 4 korban tenggelam terombang-ombing terseret gelombang bersama jerigen karena sudah kepayahan dan hampir tidak sadarkan diri. Dia pun bergegas menyelamatkan dan mengevakuasi mereka ke dalam kapal.

"Kami hanya melihat empat orang, setelah menyelamatkan mereka, kami lihat di sisi lain ada empat orang lagi, sehingga kami bergegas menyelamatkan mereka," kata Robin kepada RRI.

Kabar penyelamatan itu pun disampaikan kepada Agnes Matitaputty, warga Amahusu yang sering berkomunikasi dengan mereka selama berada di Ambon. Agnes kemudian mengabarkan kepada Babinsa setempat dan diteruskan ke Basarnas Ambon.

"Mereka diperkirakan berada di laut sekitar 6 jam, dan kami beri makan mereka nasi goreng," ujar Robin, pemilik perahu layar Salty Dogz.

Perahu layar Salty Dogz milik Robin Congerve yang menyelamatkan 8 korban tenggelam (foto AL)

Awalnya, Robin dan rekannya berniat membawa 8 korban tenggelam yang tidak diketahui asal-usulnya ke Amahusu untuk ditangani pihak berwenang. Namun dalam perjalanan, Basarnas Ambon mendatangi mereka dan mengevakuasi para korban untuk ditangani sesuai kewenangan.

"Kami tidak lancar berbahasa Indonesia, dan mereka juga tidak lancar berbahasa Inggris, sehingga kami hanya saling mengucapkan terima kasih," ucap Robin.

Sebelumnya, beredar kabar info orang tenggelam di media sosial. Tujuh orang asal Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dilaporkan tenggelam bersama material bangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....