Keanekaragaman Hayati, Warisan Alam untuk Masa Depan

  • 22 Mei 2026 11:50 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID-Ambon : Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Mei. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia tentang pentingnya menjaga keberagaman makhluk hidup dan ekosistem di bumi.

Awal Mula Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia

Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB. Awalnya, peringatan ini dilakukan pada tanggal 29 Desember untuk mengenang mulai berlakunya Konvensi Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity/CBD) tahun 1993.

Namun, pada tahun 2000, PBB mengubah tanggal peringatannya menjadi 22 Mei. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan disepakatinya teks Konvensi Keanekaragaman Hayati pada 22 Mei 1992 di Konferensi Tingkat Tinggi Bumi 1992, Rio de Janeiro.

Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia

Setiap tahun, berbagai negara memperingati hari ini dengan:

  • Penanaman pohon
  • Kampanye lingkungan
  • Edukasi tentang satwa dan tumbuhan
  • Aksi bersih lingkungan
  • Seminar dan kegiatan pelestarian alam

Biasanya, Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia juga memiliki tema khusus setiap tahunnya yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan dan keberlanjutan kehidupan di bumi.

Makna Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia

Peringatan ini memiliki makna penting, yaitu:

  1. Mengingatkan manusia untuk menjaga keseimbangan alam.
  2. Menyadarkan bahwa semua makhluk hidup saling bergantung satu sama lain.
  3. Mengajak masyarakat melindungi hewan, tumbuhan, dan ekosistem dari kerusakan.
  4. Menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan demi generasi masa depan.
  5. Menjaga kekayaan alam agar tidak punah akibat pencemaran, penebangan liar, dan perubahan iklim.

Keanekaragaman hayati sangat penting karena menyediakan makanan, udara bersih, obat-obatan, serta menjaga keseimbangan kehidupan manusia dan alam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....