Diplomasi Budaya AMO pada Forum Kota Kreatif Internasional
- 24 Mei 2025 17:31 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Pasca Ambon masuk pada jejaring kota-kota kreatif UNESCO maka sangat diperlukan kemampuan membangun jejaring bertaraf internasional antara kota-kota kreatif anggota UNESCO, sebagiamana disampaikan Direktur AMO, Ronny Loppies.
"Diplomasi kultural menjadi ujung tombak pergerakan dalam konteks ini," kata Loppies, Sabtu (24/5/2025).
Menurut Loppies, diplomasi budaya antar kota kreatif dunia UNESCO dapat dilakukan melalui beberapa cara yakni pertama; pengembangan kerjasama antar kota-kota kreatif di dunia untuk meningkatkan kreativitas dan industri budaya.
Kedua; pertukaran budaya, seni, dan pendidikan untuk mempromosikan pemahaman dan kerja sama antar kota kreatif.
Ketiga, pelaksanaan festival dan pameran budaya untuk memamerkan karya seni dan budaya kota kreatif; dan keempat; pengembangan ekonomi kreatif melalui pengembangan industri budaya dan pariwisata.
Keempat cara ini kata Loppies, penting untuk meningkatkan citra positif kota Ambon sebagai kota kreatif di mata internasional, meningkatkan kerja sama dan pertukaran budaya antar kota-kota kreatif dengan Ambon, meningkatkan ekonomi kreatif melalui pengembangan industri budaya dan pariwisata, membangun jaringan dan kolaborasi antar seniman dan budayawan.
"Semuanya menjadi penting untuk menjaga ekosistim Kota Ambon yang sudah masuk pada kota kreatif Internasional (perpanjangan branding 2019-2027)," jelasnya.
Sebagai informasi, Ronny Loppies yang saat ini menjabat focal point Ambon UNESCO City of Music sekaligus Regional Coordinator pada Kota-kota musik dunia se-Asia Pasifik versi UNESCO kembali dimintakan hadir sebagai pembicara pada Forum Kota Kreatif Internasional 2025 di kota Jinju, Korsel setelah sebelumnya juga telah menjadi pembicara di tahun 2022 dan 2023.
Forum Kota Kreatif Internasional ini diselenggarakan pada tanggal 10 Juni 2025, bertemakan “Budaya dan Krisis.”
Dalam forum tersebut akan dibahas secara rinci kebijakan budaya apa yang dibutuhkan untuk menghadapi krisis, cara melindungi budaya dan seniman di masa krisis, dan bagaimana budaya dapat berkontribusi pada pemulihan pasca krisis.
Keikutsertaan ini merupakan kerja lintas kreatif Ambon city of Music dengan Jinju City of Crafts and Folk Arts. Ronny Loppies sendiri akan membawakan topik” Menghadapi Krisis Menggunakan Budaya Musik”, dengan dua pendekatan yakni menggunakan kekuatan musik Ambon City of Music dan pola interaksi sosial denga pendekatan kearifan lokal.
Selain sebagai pembicara Direktur AMO juga dimintakan menjadi penulis pada "Jurnal Internasional Kerajinan dan Kesenian Rakyat volume 6 "Jinju, Korsel pada tahun 2025 ini.
Sebelumnya juga Direktur AMO telah menjadi penulis pada jurnal tersebut di tahun 2022 Berbagai tindak lanjut dari Diplomasi budaya khususnya dengan kota Jinju, Korsel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....