Ronny Loppies Ditunjuk sebagai Penilai Kandidat Kota Kreatif UNESCO 2025

  • 24 Apr 2025 21:44 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies, kembali dipercaya oleh UNESCO untuk menjadi penilai dalam seleksi kandidat Kota Kreatif UNESCO tahun 2025.

Hal tersebut membuktikan Komitmen Kota Ambon sebagai bagian dari jaringan kota kreatif dunia kembali mendapat pengakuan internasional.

Sebagai Focal Point Ambon City of Music sekaligus Koordinator Regional Asia Pasifik untuk UNESCO Creative Cities Network (UCCN), Ronny akan menilai dokumen dari dua kota kandidat yang berasal dari luar kawasan Asia Pasifik.

Tugas tersebut merupakan hasil arahan langsung dalam pertemuan daring yang digelar pada 24 April 2025 bersama koordinator UCCN dan para focal point dari berbagai kota di dunia.

UNESCO pada tahun ini menerima dokumen dari berbagai kota yang ingin tergabung dalam jejaring kota kreatif dunia. Penilaian akan difokuskan pada komitmen kota-kota tersebut terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs 2030), serta kesiapan dalam mengimplementasikan keputusan global, seperti hasil Mondiacult 2022 dan 2025.

Selain itu, aspek kreativitas dan inovasi berbasis budaya menjadi sorotan utama, terutama yang berkaitan dengan budaya sebagai alat perdamaian dan keterkaitannya dengan kecerdasan buatan (AI).

Penunjukan Ronny Loppies sebagai penilai tak hanya membanggakan, namun juga menunjukkan peran signifikan Ambon sebagai Kota Musik Dunia dalam panggung pembangunan kota-kota masa depan.

Melalui pendekatan budaya, khususnya musik, Ambon telah membuktikan bahwa tantangan-tantangan perkotaan dapat dihadapi dengan kreativitas dan inovasi.

“Ini menunjukkan pentingnya komitmen dan fokus dalam menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan. Musik bagi Ambon bukan hanya identitas, tetapi juga alat untuk menyelesaikan berbagai persoalan kota,” tutur Direktur AMO, Ronny Loppies kepada RRI, Kamis (24/4/2025).

Keterlibatan aktif Ambon melalui AMO dan UNESCO semakin menguatkan posisi kota ini dalam mempromosikan kolaborasi budaya, inovasi, dan perdamaian di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....