Dinsos Ambon Dorong Verifikasi Data Sosial hingga Tingkat RT dan RW
- 29 Sep 2026 17:27 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Dinas Sosial Kota Ambon menilai verifikasi data masyarakat perlu diperkuat hingga tingkat paling bawah untuk memastikan data sosial ekonomi benar-benar sesuai dengan kondisi riil warga.
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendi Pelupessy, mengatakan, meskipun pendataan telah menggunakan indikator dan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), proses verifikasi di tingkat desa, negeri, kelurahan, RT dan RW tetap diperlukan.
Menurutnya, masyarakat di lingkungan tempat tinggal merupakan pihak yang lebih mengetahui kondisi sosial ekonomi warga secara langsung.
“Harusnya dari basis yang paling kecil di desa, mulai dari RT, RW dan pemerintah desa itu melakukan verifikasi. Jadi, tidak serta-merta indikator itu dipasang dan sudah selesai, tetapi harus diverifikasi dengan melibatkan pihak lain di desa,” kata Wendy.
Ia menjelaskan, kondisi ekonomi seseorang tidak selalu dapat dilihat hanya dari kondisi tempat tinggal atau kondisi fisik rumah.
Seorang warga, misalnya, dapat terlihat memiliki rumah yang baik, namun pendapatan ekonominya bisa saja telah menurun sehingga kondisi kehidupannya berubah.
Karena itu, kata Wendy, informasi dari lingkungan sekitar menjadi penting dalam memastikan apakah indikator yang digunakan dalam pendataan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat.
“Kadang secara kehidupan dia bagus, rumahnya bagus, tetapi secara pendapatan ekonomi ternyata pendapatannya berkurang. Yang sangat bisa memverifikasi itu adalah masyarakat di desa, RT, RW dan pemerintah desa atau negeri,” ujarnya.
Wendy menambahkan, persoalan sosial yang dihadapi masyarakat juga cukup beragam, termasuk persoalan perlindungan perempuan dan anak serta berbagai permasalahan sosial lainnya.
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi bagian dari perhatian dalam proses pendataan dan verifikasi masyarakat.
Ia menegaskan, data sosial seharusnya tidak hanya menjadi kumpulan angka berdasarkan indikator, tetapi harus mampu menggambarkan kondisi nyata masyarakat di lapangan.
“Harusnya dia menjadi data, bukan saja sebagai data berdasarkan indikator, tetapi realnya apa yang harusnya diverifikasi,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....