Dinsos Ambon Buka Mekanisme Sanggah bagi Warga yang Tak Sesuai Desil
- 29 Sep 2026 15:41 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Perubahan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu penyebab munculnya keluhan masyarakat terkait status kepesertaan bantuan sosial di Kota Ambon. Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, menjelaskan, perubahan desil dapat terjadi karena data sosial ekonomi masyarakat diverifikasi dan diperbarui secara berkala setiap tiga bulan.
Menurutnya, masyarakat yang sebelumnya berada pada desil 1 hingga 4 dapat mengalami perubahan apabila kondisi sosial ekonominya berdasarkan hasil pemutakhiran data mengalami peningkatan maupun penurunan. “Data itu diverifikasi setiap tiga bulan. Ada yang mengalami penurunan dan ada juga yang meningkat,” kata Wendy.
Ia mengatakan, masyarakat yang merasa penetapan desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan sanggah. Mekanisme tersebut dapat dilakukan melalui pemerintah desa atau kelurahan, Dinas Sosial, maupun melalui aplikasi atau layanan Cek Bansos.
Wendy menjelaskan, penentuan desil tidak hanya menggunakan satu sumber data. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai data sosial ekonomi yang kemudian dipadukan dengan sejumlah indikator.
Data yang digunakan antara lain berasal dari data kependudukan Dukcapil, P3KE, PLN, kepesertaan BPJS Kesehatan, data kepemilikan kendaraan dari Korlantas, serta data lainnya. Selain itu, terdapat 39 indikator yang menjadi bagian dari penilaian berdasarkan data BPS.
Untuk proses sanggah melalui Cek Bansos, masyarakat diminta melengkapi sejumlah informasi sebagai bahan verifikasi. Di antaranya foto kondisi rumah dari bagian depan, ruang tengah, ruang keluarga, kamar mandi atau WC, serta informasi terkait ID pelanggan listrik.
“Kalau masyarakat merasa seharusnya tidak masuk di desil tersebut, bisa melakukan sanggah melalui operator desa, Dinas Sosial, atau langsung melalui Cek Bansos,” ujarnya.
Pelupessy menekankan pentingnya masyarakat menyampaikan data dan kondisi sosial ekonomi secara jujur dan benar agar proses pemutakhiran data dapat menggambarkan kondisi masyarakat secara lebih akurat.
Pemutakhiran dan mekanisme sanggah tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki akurasi data penerima bantuan sosial sehingga penyaluran bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....