Tahun ini, Pemkot Ambon Tambah 9 Armada Angkutan Sampah

  • 21 Sep 2026 12:35 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon- Di tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Ambon akan menambah sembilan unit mobil angkutan sampah berukuran kecil untuk memperkuat pelayanan kebersihan di sejumlah wilayah. ‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gazpers, menjelaskan penambahan armada tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Ambon dalam meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah, khususnya di kawasan yang sulit dijangkau kendaraan berukuran besar.

‎“Untuk memperkuat pelayanan, kita akan menambah sembilan unit mobil angkutan sampah kecil,” kata Apries kepada wartawan di halaman kantor Balai Kota Ambon, Senin, 21 September 2026.

‎Menurutnya, armada berukuran kecil diperlukan untuk menjangkau wilayah-wilayah dengan akses jalan yang terbatas sehingga proses pengangkutan sampah dapat dilakukan lebih optimal. ‎Apries menambahkan, penguatan armada juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon menjaga kebersihan kota di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah.

‎Selain penambahan kendaraan, Pemkot Ambon tengah membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Toisapu yang ditargetkan rampung pada Desember 2026. Fasilitas tersebut akan dilengkapi Material Recovery Facility (MRF) dan Refuse Derived Fuel (RDF), sehingga sampah dapat diolah dan memiliki nilai ekonomis.

‎Meski demikian, Apries mengakui pengelolaan sampah masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya di kawasan Tanjakan 2000, ketika sampah kembali dibuang masyarakat setelah petugas melakukan pengangkutan pada pagi hari.

‎Ia meminta masyarakat tidak membuang sampah setelah pukul 07.00 WIT dan memanfaatkan fasilitas pembuangan yang telah disediakan. ‎Diakuinya, Pemkot Ambon juga tetap menerapkan langkah persuasif, disertai sanksi bagi pihak yang melanggar ketentuan pengelolaan sampah dan limbah.

‎"Jadi sejumlah rumah makan bahkan telah menerima Surat Peringatan (SP) 1 karena pengelolaan sampah yang dinilai belum sesuai ketentuan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....