Perkuat Kerukunan, Pemkot Ambon Libatkan FPK dan Paguyuban Etnis

  • 18 Sep 2026 07:51 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon memperkuat sinergi bersama Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Ambon dan perwakilan pengurus paguyuban etnis dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat.

‎Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama pengurus FPK dan perwakilan pengurus paguyuban yang tergabung dalam FPK Kota Ambon, yang berlangsung di Ruang Darwin, Balai Kota Ambon, Kamis, 17 September 2026.

‎Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang pemaparan hasil kerja kepengurusan FPK periode 2025–2026 serta evaluasi terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan.

‎Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya serta Agama Badan Kesbangpol Kota Ambon, Nova K. Erubun, menegaskan bahwa keberadaan FPK dan paguyuban memiliki peran penting dalam menjaga Kota Ambon tetap aman dan kondusif.

‎“Kami dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik memiliki tanggung jawab dalam wadah ini. Semua yang ditetapkan dan dibuat semata-mata bertujuan agar Ambon tetap dalam kondisi yang aman. Kita berbeda dalam keberagaman suku dan agama, tetapi kita satu sebagai warga negara yang berdiam di Kota Ambon untuk memajukan Kota Ambon, termasuk mendukung program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon,”jelas Erubun.

‎Dalam kesempatan tersebut, Ketua FPK Kota Ambon, Saiful Idrus Abbas, memaparkan sejumlah capaian kegiatan yang telah dilaksanakan hingga 2026. Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi pada 12 paguyuban etnis, studi tiru, rapat kerja, dialog kebangsaan lintas komunitas, serta jalan sehat bertema “AmbonBisa”.

‎Abbas menekankan bahwa keberagaman masyarakat Kota Ambon perlu terus dirawat melalui komunikasi, kolaborasi, dan penguatan rasa persaudaraan.

‎“FPK memiliki peran yang sangat luas dan vital sebagai garda terdepan dalam merawat kebangsaan. Kita tidak boleh terlena dengan keadaan saat ini. Tantangan globalisasi digital dan dinamika sosial politik ke depan menuntut kita untuk terus memperkuat fondasi persaudaraan,” ujarnya.

‎Ia juga mengajak seluruh pengurus dan perwakilan paguyuban yang tergabung dalam FPK untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat.

‎“Saya berharap teman-teman dari seluruh paguyuban yang tergabung dalam FPK dapat sama-sama bekerja sama menjaga Kota Ambon agar tetap Manise, inklusif, dan berkelanjutan,” tandas Abbas.

‎Pemkot Ambon menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, FPK, paguyuban etnis, dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mempertahankan persatuan serta mendukung terciptanya Kota Ambon yang aman, harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....