Wali Kota Ambon Launching Bantuan Pangan Beras, 25.383 KK Terima Bantuan

  • 13 Agt 2026 04:56 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon- Pemerintah Kota Ambon bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara, serta PT Jasa Prima Logistik Bulog (JPLB) resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Beras periode Juli–September 2026.

Launching yang berlangsung di Gudang Bulog Negeri Halong, Kota Ambon, Rabu, 12 Agustus 2026 ini, ditandai dengan penyerahan bantuan beras secara simbolis oleh Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena bersama Forkopimda dan sejumlah OPD terkait. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan armada pendistribusian logistik pangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menegaskan, bantuan pangan beras bukan sekadar agenda rutin maupun kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah tantangan ekonomi.

“Penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah ini adalah bukti kepedulian negara untuk memastikan warga Kota Ambon, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan, dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya serta menjaga daya beli masyarakat,” ujar Bodewin.

Ia menjelaskan, Pemkot Ambon secara rutin melakukan koordinasi setiap pekan bersama Bapanas, Bulog, dan Kementerian Dalam Negeri untuk memantau ketersediaan stok pangan sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

‎Menurutnya, pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama agar stabilitas harga pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan baik.

“Dalam tanggung jawab bersama, kami akan terus mendukung apa yang dilaksanakan oleh teman-teman dari Perum Bulog khusus untuk penyaluran di Kota Ambon, dan terus berkoordinasi guna memastikan inflasi tetap terjaga,”katanya.

‎Bodewin menambahkan, bantuan pangan beras periode Juli hingga September 2026 diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan hasil pemutakhiran data Parlinsos.

Pemkot Ambon juga terus mendorong digitalisasi serta pemutakhiran data penerima bantuan sosial agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih dengan kelompok masyarakat yang tidak berhak menerima bantuan, termasuk ASN maupun TNI/Polri.

‎Wali Kota pun mengingatkan seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar menggunakan bantuan beras tersebut secara bijak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga.

‎“Kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat, diminta memanfaatkan bantuan beras tersebut secara bijak untuk konsumsi rumah tangga dan dilarang keras untuk memperjualbelikannya kembali,”tegasnya.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Maluku dan Maluku Utara, Rudi Senawi Tahir, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah penerima bantuan pangan untuk alokasi Juli–September 2026 di wilayah Kota Ambon mencapai 25.383 Kepala Keluarga (KK).

‎Total bantuan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat mencapai 761.490 kilogram.

‎Wali Kota Ambon juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara dan PT JPLB yang terus bekerja maksimal dalam menjaga kualitas dan kuantitas penyaluran pangan.

‎Apresiasi turut diberikan kepada jajaran Forkopimda, TNI, dan Polri yang ikut mengawal proses distribusi bantuan hingga ke tingkat desa, negeri, dan kelurahan.

‎Penyaluran bantuan pangan beras ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli dan stabilitas pangan di Kota Ambon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....