Wali Kota Ambon Ajak Berqurban tanpa Kantong Plastik

  • 24 Mei 2026 06:04 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kota Ambon membuat gebrakan baru menjelang perayaan Idul Adha tahun ini. ‎Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, secara resmi meluncurkan gerakan “Kurban Tanpa Kantong Plastik”. Langkah ini diambil untuk menekan lonjakan volume sampah plastik yang biasanya terjadi pasca-penyembelihan hewan kurban.

‎Melalui poster edukasi yang disebarkan secara masif, Pemkot Ambon mengimbau seluruh panitia kurban dan warga muslim di Kota Ambon untuk menghentikan total penggunaan kantong plastik sekali pakai saat membagikan daging.

‎"Berbagi Kebaikan, Bukan Berbagi Sampah"Dalam pesan edukasinya, Wali Kota menegaskan bahwa esensi ibadah kurban tidak hanya sebatas berbagi kepada sesama, tetapi juga memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian bumi."Berbagi daging kurban berarti berbagi kebaikan, bukan berbagi sampah," tegas Bodewin

‎Pemkot Ambon mengingatkan bahwa plastik sekali pakai membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai. Jika terus dibiarkan, sampah tersebut akan menumpuk dan mencemari tanah, sungai, hingga ekosistem laut Ambon yang berharga.

‎Bukan sekadar isu lingkungan, larangan ini juga didasari oleh faktor keselamatan kesehatan. Penggunaan kantong plastik terutama jenis plastik hitam daur ulang untuk membungkus makanan panas atau berlemak seperti daging, sangat berbahaya. Proses tersebut dapat memicu pelepasan zat kimia beracun (karsinogenik) yang dapat berpindah ke daging dan memicu penyakit berbahaya, termasuk kanker.

‎Sebagai solusi, Pemkot Ambon mengajak masyarakat untuk kembali ke kearifan lokal dan menggunakan wadah alternatif yang jauh lebih aman, seperti menggunakan Daun Pisang atau Daun Jati, Bahan alami yang mudah terurai dan aman untuk daging.

‎Selain itu dapat menggunakan Besek Bambu. Wadah anyaman tradisional yang memiliki sirkulasi udara baik sehingga daging tetap segar. ‎Tas Kain (Goodie Bag) atau Kantong Kertas. Praktis dan dapat digunakan berulang kali.

‎Wadah Makanan Sendiri (Food Container). Warga dianjurkan membawa wadah dari rumah saat mengantre pembagian daging.

‎Melalui gerakan ramah lingkungan ini, Pemkot Ambon berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kebersihan kota.

‎Aksi nyata ini diharapkan mampu mendukung terciptanya Kota Ambon yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....