Par Ambon Pung Bae! 2.255 Liter Eco-Enzyme Siap Ditumpahkan di 5 Hulu Sungai Kota Ambon
- 20 Mei 2026 19:14 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon yang ke-451, sebuah aksi nyata penyelamatan lingkungan siap digelar. Mengusung semangat #BetaParAmbon_AmbonParSamua, kolaborasi lintas sektor akan melakukan aksi penuangan massal cairan eco-enzyme di lima hulu sungai besar yang melintasi Kota Ambon guna memulihkan ekosistem perairan yang kian kritis.
Kondisi sungai di Ambon saat ini tidak hanya terbebani oleh sampah visual, melainkan juga ancaman laten dari limbah domestik (mandi, cuci, kakus) serta buangan minyak jelantah rumah tangga. Polusi tidak kasat mata ini memicu krisis kesehatan masyarakat, bau busuk, pendangkalan pencetus banjir, hingga kerusakan parah pada biota laut di Teluk Ambon.
Merespons hal tersebut, gerakan ini memanfaatkan eco-enzyme cairan alami hasil fermentasi limbah organik sebagai agen bioremediasi. Uniknya, volume penuangan disesuaikan secara simbolis dengan usia Kota Ambon tahun ini. Sebanyak 451 liter cairan campuran eco-enzyme akan dituangkan di masing-masing hulu, sehingga total volume yang dialirkan mencapai 2.255 liter.
Aksi strategis ini akan menyasar lima titik hulu sungai yang teridentifikasi tercemar, yaitu: Hulu Sungai Waiheru, Hulu Sungai Wairuhu, Hulu Sungai Waitomu, Hulu Sungai Waibatu Gajah, dan Hulu Sungai Waibatu Gantung
Cairan eco-enzyme murni yang digunakan merupakan hasil produksi nyata dari kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, serta Bank Sampah Induk Bumi Lestari Maluku.
Melalui kalkulasi yang akurat, 2,25 liter eco-enzyme murni akan diencerkan bersama air hingga membentuk 2.255 liter ramuan penyelamat sungai.
Penuangan sengaja dilakukan dari wilayah hulu untuk menciptakan efek multiplikasi. Seiring mengalirnya air ke arah hilir, kandungan asam asetat, bakteri baik, serta enzim alami (lipase, amilase, dan protease) di dalamnya akan bekerja aktif.
Manfaat utamanya meliputi: Penjernih Alami & Pengurai Sampah: Memecah minyak, sisa makanan, dan sedimen lumpur di dasar sungai.Penghilang Bau Busuk: Menetralkan gas hidrogen sulfida (\(H_{2}S\)) secara cepat.Suntikan Oksigen Air: Mempercepat proses nitrifikasi sehingga kadar oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) meningkat dan menekan nilai BOD/COD.Netralisir Kimia: Mengikat senyawa fosfat dari detergen dan limbah domestik berbahaya.Aksi simbolis berangka 451 ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial ulang tahun kota, tetapi menjadi pemantik kesadaran kolektif warga Ambon.
Pemulihan sungai dari hulu adalah kunci utama untuk mengembalikan kejayaan Teluk Ambon yang bersih dan sehat bagi generasi masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....