Resmikan Sekolah Lansia BKL Elim, Ambon Kini Miliki 3 Sekolah Lansia
- 28 Apr 2026 18:03 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membuktikan komitmennya sebagai kota inklusif dengan meresmikan Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Elim di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Selasa, 28/04/2026. Kehadiran sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa perhatian negara tidak berhenti di usia produktif, melainkan hingga usia senja.
Sekolah Lansia BKL Elim merupakan sekolah ketiga yang berdiri di Ibu Kota Provinsi Maluku ini, menyusul kesuksesan program serupa di Negeri Hutumuri dan Imanuel OSM. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya menekankan pesan menyentuh tentang peran orang tua di tengah masyarakat.
Ia meminta warga untuk mengubah cara pandang terhadap kaum lansia. “Jangan jadikan orang tua sebagai beban. Jadikan mereka sebagai sombar (tempat berlindung). Mereka memiliki pengalaman hidup yang luar biasa, dan karena merekalah kita semua ada di sini,” ujar Bodewin dengan penuh penekanan.
Wattimena menambahkan bahwa tugas pemerintah adalah menjamin kesejahteraan warga dari lahir hingga akhir hayat. Sekolah ini dirancang sebagai wadah belajar sepanjang hayat (long-life learning) yang mencakup peningkatan keterampilan, kesehatan, hingga penguatan spiritual.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Mauliwaty Bulo, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi.
Ia mengungkapkan bahwa BKL Elim adalah sekolah lansia ke-13 yang diluncurkan di wilayah Maluku melalui program unggulan ‘Sidaya’ (Lansia Berdaya).
“Tujuannya jelas yakni meningkatkan kualitas hidup agar para lansia di Maluku menjadi pribadi yang tangguh, sehat, mandiri, aktif, dan tetap produktif,” kata Mauliwaty.
Di sisi lain, Kepala Dinas PPKB Kota Ambon, Welly Patty, menyoroti fenomena meningkatnya angka harapan hidup di Ambon. Meski positif, hal ini membawa tantangan tersendiri seperti risiko isolasi sosial atau rasa tidak produktif pada lansia.
“Sekolah lansia hadir sebagai solusi konkret untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, mencegah kesepian, serta memberdayakan mereka agar tetap bisa berkontribusi di masyarakat,” jelas Welly.
Dengan peresmian ini, Pemkot Ambon semakin mengukuhkan diri sebagai kota yang ramah usia, di mana setiap warganya diberikan ruang untuk bertumbuh tanpa memandang batasan usia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....