Bank Indonesia dan Pemkot Ambon Dorong Digitalisasi UMKM

  • 09 Mar 2026 10:31 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon- Bank Indonesia Perwakilan Maluku bersinergi dengan Pemerintah Kota Ambon menggelar akselerasi pembayaran non-tunai di Ruang Vlissingen Balai Kota, Senin, 9 Maret 2026.

‎Fokus utama kegiatan ini adalah akuisisi merchant QRIS secara masif bagi pedagang yang beroperasi di tiga Ruang Terbuka Publik (RTP) strategis, yaitu Wainitu, Amahusu, dan Air Salobar.

‎Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menegaskan bahwa digitalisasi ini merupakan realisasi dari 17 program prioritas pemerintah untuk memperkuat tulang punggung ekonomi daerah.

‎"Dengan QRIS, pelaku usaha mikro kini terhubung langsung ke ekosistem digital nasional, terhindar dari risiko uang palsu, dan memiliki catatan keuangan yang lebih akuntabel,"kata Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta.

‎Sementara itu, Deputi BI Maluku, Dicky Afrianto, menambahkan bahwa lebih dari 90% aktivitas ekonomi didorong oleh UMKM, sehingga sistem cashless menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Ambon yang modern dan efisien.

‎"Selain mendorong transaksi digital, sosialisasi ini membekali pelaku usaha dengan pengetahuan perlindungan konsumen dan keamanan data agar terhindar dari penipuan digital,"ungkapnya.

‎Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar produk lokal sekaligus menjadikan RTP sebagai pusat ekonomi kreatif yang mengintegrasikan bisnis dengan seni dan budaya.

Rekomendasi Berita