Jumlah Rumah Swadaya di Maluku Tahun 2026 Capai 2.998 Unit

  • 04 Mar 2026 10:33 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Jumlah rumah swadaya yang akan dibangun di Provinsi Maluku pada tahun 2026 mencapai 2.998 unit. Hal ini disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa saat menghadiri seremonial serah terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran 2025 di Negeri Hative Kecil, Kota Ambon, Selasa, 3 Maret 2026.

Gubernur turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pempus, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, atas perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan perumahan di Maluku. Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama DPR RI dan DPRD memiliki komitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni.

Namun demikian, Lewerissa menekankan perlunya perjuangan sungguh-sungguh dan berbasis data akurat untuk mendapatkan perhatian lebih besar dari pempus

“Kuncinya adalah data. Kita harus memastikan data yang diajukan benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat Maluku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga telah menyurati Menteri Perumahan dan Permukiman guna meminta penambahan besaran biaya bantuan BSPS agar dapat disetarakan dengan daerah lain. Hal ini dilakukan mengingat tingginya harga bahan konstruksi di Maluku dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

“Tingkat kemahalan bahan konstruksi di Maluku cukup tinggi. Karena itu, kita meminta agar biaya bantuan bisa ditambah,” jelasnya.

Selanjutnya, Gubernur Hendrik berharap masyarakat penerima bantuan di Negeri Hative Kecil dapat merawat rumah yang telah dibangun dan secara bertahap melakukan peningkatan kualitas hunian apabila memiliki rezeki di kemudian hari.

“Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik, demi kepentingan masyarakat dan par Maluku pung bae,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....