Bupati SBB Lepas Kloter Haji 2026, Titip Doa untuk Saka Mese Nusa
- 08 Mei 2026 17:29 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Piru - Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman secara resmi melepas sembilan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Bumi Saka Mese Nusa untuk musim haji 1447 Hijriah. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Gedung Hatu Telu, Piru, pada Jumat 8 Mei 2026 dan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan keluarga jemaah.
Dalam arahannya, Bupati Asri menekankan ibadah haji merupakan perjalanan suci yang menuntut kesiapan fisik serta mental yang prima. Para jemaah diingatkan untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan selama berada di Tanah Suci.
Meskipun jumlah jemaah tahun ini tergolong sedikit, Asri menegaskan hal tersebut sama sekali tidak mengurangi nilai kekhidmatan ibadah. Ia berharap seluruh jemaah tetap fokus beribadah dan mengikuti seluruh arahan petugas haji dengan penuh kesabaran.
“Jumlah JCH tahun ini relatif sedikit, namun tidak mengurangi makna dan kekhidmatan pelaksanaan ibadah haji,” katanya.
Bupati juga menitipkan pesan agar para jemaah menjaga nama baik daerah serta mencerminkan nilai luhur bangsa Indonesia di mata dunia.
Secara khusus, ia menitipkan doa untuk keberlangsungan pembangunan dan kedamaian di Kabupaten SBB.
"Semoga Bumi Saka Mese Nusa senantiasa diberikan hidayah serta dijauhkan dari segala bentuk marabahaya maupun bencana," ucapnya penuh harap
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten SBB, Abdul Razak Patty menjelaskan adanya perubahan sistem penyelenggaraan haji mulai tahun 2026 ini. Kini, pengelolaan ibadah haji dilakukan secara khusus dan profesional di bawah kementerian baru sesuai regulasi terbaru.
Kebijakan kuota baru berbasis provinsi menyebabkan adanya penurunan jumlah jemaah secara signifikan di wilayah Maluku. Meski demikian, Kabupaten SBB tetap memberangkatkan sembilan perwakilan terbaiknya yang berasal dari berbagai kecamatan.
"Data menunjukkan jemaah tertua tahun ini adalah Djaluha Manupatty yang telah menginjak usia 92 tahun asal Kecamatan Amalatu. Sementara itu, predikat jemaah termuda disandang oleh Janiati Ase yang berusia 50 tahun dari Kecamatan Huamual," ucapnya.
Rombongan yang tergabung dalam Kloter 26 ini dijadwalkan akan bertolak menuju embarkasi Makassar pada Sabtu 9 Mei 2026 besok. Mereka akan melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1426.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....