Kuota JCH Maluku Turun Drastis, MBD tanpa Perwakilan
- 24 Apr 2026 12:50 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Jika di tahun 2025 Provinsi Maluku memberangkatkan sebanyak 1.086 orang untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah, di tahun 2026 ini berbeda. Mereka yang siap diberangkatkan hanya berjumlah 587 orang. Bahkan, dari 11 kabupaten/kota yang tersebar di Maluku, ada daerah yang tidak mendapat jatah untuk mengirimkan jemaah calon haji (JCH) nya, ialah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
"Penurunan jumlah kuota ini tak hanya terjadi di Maluku, tapi secara nasional. Dan kami di tahun ini mendapat jatah 587 orang," kata Ketua Panitia Penyelenggara Haji (PPIH) Maluku Kasrul Selang dikonfirmasi via seluler, Jumat, 24 April 2026
Menurutnya, dari jumlah 587 JCH Maluku, terbanyak berasal dari Kota Ambon yakni sebanyak 432 jemaah. Kemudian Kota Tual 36 jemaah, Maluku Tengah 31 jemaah, Seram Bagian Timur 28 jemaah dan Kabupaten Seram Bagian Barat 23 jemaah.
Kemudian Kabupaten Buru 19 jemaah, Buru Selatan 6 jemaah, Kepulauan Aru 5 jemaah, Kepulauan Tanimbar 2 jemaah sedangkan Kabupaten Maluku Barat Daya tidak ada jemaah calon haji.
"Dan juga disiapkan dua petugas untuk mendampingi ratusan calon jemaah haji Maluku ini ke Mekkah," ujarnya
Dijelaskan, ratusan JCH Maluku ini dibagi dalam dua kloter penerbangan yakni kloter 24 dan 26. Untuk kloter pertama akan diberangkatkan dari Bandara Pattimura Ambon menuju Bandara Sultan Hasanudin, Makassar pada 7 Mei dan kloter kedua pada 8 Mei 2026.
Kasrul bilang, setiba di Bandara Sultan Hasanudin, Makassar, jemaah calon haji Maluku akan transit di bandara untuk keperluan pemeriksaan dokumen. Setelah itu, langsung diterbangkan ke Arab Saudi pada tanggal 8 dan 9 Mei.
“Kita sekarang embarkasi antara jadi tidak lagi singgah di asrama haji di Makassar, hanya transit di bandara untuk pemeriksaan dokumen kemudian langsung terbang ke Arab Saudi," ucapnya
Adapun jemaah calon haji Maluku yang akan diberangkatkan tahun ini didominasi oleh lansia. PPIH Maluku bersama pihak terkait lainnya telah mengidentifikasi setiap jemaah calon haji berdasarkan kelompok umur dan juga kondisi kesehatan mereka.
"Jadi kondisi jemaah haji ini yang lansia itu kurang lebih hampir 300 orang. Sudah dibagi kelompok ya, yang punya risiko tinggi yang menggunakan kursi roda itu sudah didentifikasi semua dan sejauh ini semua siap berangkat,” ungkapnya.
Kasrul menambahkan sehari sebelum ratusan jemaah haji Maluku ini diterbangkan ke Bandara Hasanudin Makassar, mereka akan terlebih dahulu ditampung di asrama haji Waiheru, Kota Ambon.
"Kami berharap kepada keluarga saat calon haji sudah masuk di asrama haji Waiheru agar berikan waktu untuk mereka beristirahat jangan sampai diganggu lagi, karena besoknya langsung mereka terbang. Ibadah haji ini butuh fisik yang kuat jadi jangan sampai mereka diganggu," kata Kasrul menutup obrolannya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....