Kemenag Alihkan Ribuan Pegawai Demi Sukses Haji 2026
- 12 Feb 2026 09:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kementerian Agama resmi melakukan langkah strategis dengan mengalihkan 3.531 Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Langkah "bedol desa" ini merupakan bentuk komitmen penuh untuk menjamin kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa pengalihan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya memperkuat skuad kementerian baru agar pelayanan kepada jemaah semakin optimal. Proses peralihan dipastikan berjalan cepat dan simpel menggunakan sistem pengalihan status, bukan mutasi biasa, sesuai Peraturan Menpan RB Nomor 15 Tahun 2024.
"Data kami per 11 Februari 2026, sudah ada 3.531 ASN yang pindah. Ini bagian dari komitmen Menteri Agama untuk menyukseskan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M," ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Kepala Biro SDM Kemenag, Wawan Djunaedi, merinci bahwa pengalihan ini mencakup seluruh pegawai dengan tugas dan fungsi (tusi) perhajian.
Selain memindahkan mereka yang memang ahli di bidang haji, Menteri Agama juga menyetujui pegawai dari bidang lain untuk bergabung ke Kemenhaj, selama posisi asal mereka tidak dalam kondisi darurat tenaga.
Untuk mempercepat transisi, tim gabungan dari Biro SDM Kemenag dan Kemenhaj telah dibentuk. Tim ini bertugas menyisir data agar tidak ada duplikasi usulan dan memastikan setiap pegawai ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai keahliannya.
Meski kewenangan penyelenggaraan haji kini sepenuhnya beralih ke Kemenhaj, Kemenag tetap memberikan dukungan penuh dari sisi penyediaan sumber daya manusia yang berpengalaman. Dengan total 4.418 kuota petugas haji yang disiapkan untuk musim depan, sinergi ini diharapkan dapat menjawab tantangan kenaikan jumlah jemaah dan kompleksitas layanan di tanah suci.
Proses peralihan ini ditargetkan selesai secepatnya mengingat operasional keberangkatan haji 2026 dijadwalkan mulai berlangsung pada bulan April mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....