Inflasi Kota Tual Tertinggi di Maluku pada Januari 2026

  • 03 Feb 2026 07:24 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat Kota Tual mengalami inflasi tertinggi di Maluku secara year on year (yoy) pada Januari 2026, yakni sebesar 7,97 persen. Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan Desember 2025 yang tercatat sebesar 3,93 persen.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Provinsi Maluku, Jessica Pupella, menyebutkan bahwa inflasi tahunan Kota Tual terutama dipicu oleh kenaikan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau dengan andil inflasi mencapai 10,97 persen.

“Kelompok pengeluaran lainnya yang memberikan andil inflasi tertinggi yakni kelompok perumahan, air, Listrik dan bahan bakar rumah tangga,” ujarnya.

Dirinccikan, adapun lima komoditas utama penyumbang inflasi yoy di Kota Tual meliputi tarif listrik sebesar 1,77 persen, ikan layang/momar 0,72 persen, ikan tongkol/komu 0,59 persen, tarif air minum PAM 0,52 persen, serta ikan sekuda/lencam 0,41 persen.

Sementara itu, secara month to month (mtm), Kota Tual juga mengalami inflasi pada Januari 2026 sebesar 2,35 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang tercatat 0,51 persen.

“Pada inflasi bulanan tersebut, kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali menjadi penyumbang terbesar dengan andil inflasi mencapai 6,18 persen,” ucapnya.

Lima komoditas utama yang memicu inflasi mtm Januari 2026 antara lain ikan layang/mumar dengan inflasi 0,55 persen, ikan tongkol/komu 0,50 persen, ikan lolosi/ikor kuning 0,25 persen, ikan teri/puri 0,22 persen, serta ikan baronang/samandar 0,19 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....