Fenomena Penipuan dengan Modus “Call Hening”

  • 21 Apr 2026 20:07 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Fenomena penipuan dengan modus “call hening” kembali marak terjadi dan meresahkan masyarakat. Banyak pengguna ponsel mengaku menerima panggilan dari nomor asing, namun saat diangkat tidak terdengar suara apa pun. Beberapa detik kemudian, panggilan tersebut langsung terputus tanpa penjelasan.

Dikutip dari internet, modus ini ternyata bukan sekadar gangguan biasa. Para pelaku diduga menggunakan teknik tersebut untuk memverifikasi apakah nomor yang mereka hubungi masih aktif atau tidak. Ketika korban mengangkat telepon, nomor tersebut akan ditandai sebagai target potensial untuk aksi penipuan berikutnya.

Selain itu, “call hening” juga sering digunakan untuk memancing rasa penasaran korban agar melakukan panggilan balik. Dalam beberapa kasus, nomor yang digunakan berasal dari luar negeri atau layanan premium yang dapat menyebabkan biaya telepon menjadi sangat mahal tanpa disadari oleh korban.

Tidak hanya itu, sebagian modus bahkan diduga berkaitan dengan upaya perekaman suara. Meskipun jarang terjadi, pelaku bisa saja merekam respons awal korban seperti ucapan “halo” untuk kemudian disalahgunakan dalam skema penipuan lain yang lebih kompleks.

Pihak keamanan dan pemerhati teknologi mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi panggilan mencurigakan semacam ini. Jika menerima telepon tanpa suara, disarankan untuk segera menutupnya dan tidak mencoba menghubungi kembali nomor tersebut. Langkah ini penting untuk menghindari potensi kerugian finansial.

Masyarakat juga dianjurkan untuk lebih waspada dan memanfaatkan fitur pemblokiran atau aplikasi pendeteksi spam pada ponsel. Dengan meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian, diharapkan penyebaran modus penipuan “call hening” dapat diminimalisir dan tidak semakin banyak memakan korban.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....