Polisi Temui Raja Hitumessing, Redamkan Emosi Pemuda
- 31 Jan 2026 15:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kepolisian Sektor (Polsek) Leihitu dan TNI setempat terus berupaya menciptakan kondisi keamanan yang kondusif di wilayah hukum setempat.
Langkah muliah ini dilakukan menyusul adanya ketegangan antar kelompok pemuda Hitumessing dan Pemuda Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Jumat malam, 30 Januari 2026.
Sekedar tahu, ketegangan dua kelompok pemuda itu terjadi sekitar pukul 22.20 Wit. Diduga seorang pemuda berinisial YHM (30), berasal dari pemuda Morela dianiya sekelompok pemuda di Dusun Waipokol, Desa Hitu.
Peristiwa ini berawal saat korban yang menggenakan kendaraan motornya, menuju desa Hitu, di Dusun Waipokol. Setelah kembali, korban kembali ke Negri Morella dan saat dalam perjalanan tepatnya di TKP, korban dicegat, kemudian di pukul sekolompok pemuda yang belum diketahui identitasnya.
Akibat dari pemukulan itu korban diinformasikan mengalami luka di pelipis mata kiri dan bengkak di area tulang belakang dan mata kiri.
Akibat dari kejadian ini terjadi kumpulan massa dari pihak warga Morella.
Untuk meredamkan ketegangan tersebut, Kapolsek bersama Danramil Leihitu melakukan koordinasi bersama terkait dengan pembagian personil Polsek Leihitu Dan Koramil Leihitu yang akan melakukan patroli di Seputaran Perbatasan Negeri Hitumessing dan Negeri Morella
Selanjutnya, pagi tadi, Sabtu 31 Januari 2026, sekira pukul 08.12 Wit bertempat di Rumah Raja Negeri Hitumessing, dilakukan pertemuan antara pihak keamanan dengan Raja Negeri Hitu Messing.
"Agenda pertemuan membahas tentang permasalahan penganiayaan dan bentrokan antara pemuda Negeri Hitu dengan Pemuda Negeri Morella," ujar Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Jane S Luhukay kepada wartawan di Ambon.
Hadir langsung dalam pertemuan itu, kata Ipda Jane, yakni, Danramil Leihitu Kapten Suryanti, kapolsek Leihitu Iptu M Irwanismon Sifu dan Raja Negeri Hitumesing H Ali Slamat.
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut pihak Kepolisian meminta Raja Negeri Hitumessing untuk menghimbau warganya untuk menahan diri.
Kapolsek juga berharap ada upaya dari kedua belah pihak untuk duduk bersama membahas upaya perdamaian.
"Dan menghimbau Raja Negeri Hitumessing agar menjaga situasi tetap aman kondusif dan mempercayakan penanganan permasalahan kepada pihak Kepolisian," ujarnya.
Raja Negeri Hitumesing juga bersedia melakukan pertemuan dengan pihak pemerintahan Negeri Morella namun menunggu kejelasan dari korban ledakan bom.
"Akan menghimbau warganya untuk menahan diri dan menyerahkan kasus ini ke Pihak Kepolisian. Situasi hingga saat ini aman,"pungkasnya.