Mobil Angkot Terbalik di Ambon, Satu Penumpang Tewas
- 04 Mei 2026 12:16 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Peristiwa Kecelakaan lalu lintas tunggal (Lakalantas) kembali terjadi di ruas Jalan Ir. M Putuhena, tepatnya di depan Quinn Guest House, Minggu (3/5/2026).
Lakalantas tunggal yang terjadi sekitar pukul 19.20 Wit ini melibatkan satu unit angkutan kota (angkot) jurusan Hatu. Akibat insiden itu mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janete S Luhukay mengungkapkan bahwa kendaraan yang terlibat itu adalah mobil angkot merek Suzuki Carry dengan nomor polisi DE 1571 LU yang dikemudikan Wiliam Jerry Tehuayo (26), warga Dusun Lata, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon.
Berdasarkan keterangan awal, kendaraan mobil tersebut bergerak dari Pantai Sopapei, Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah menuju Dusun Batu Lubang, Negeri Hative Besar dengan membawa sekitar 10 penumpang.
Saat melintas di lokasi kejadian, lanjut Luhukay, pengemudi diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan hingga kendaraan kehilangan kendali, oleng, lalu terbalik.
Akibat peristiwa tersebut, salah satu penumpang, Julian Elias Leithenu (24), warga Desa Hative Besar, meninggal dunia di tempat kejadian setelah tertindih dan terseret kendaraan.
"Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan material pada kendaraan, berupa kaca depan pecah serta lecet pada bodi bagian kiri,"ungkap Kasi Humas.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengevakuasi korban ke RSUP Leimena.
“Pengemudi telah diamankan di Mapolsek Teluk Ambon untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kami juga berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas untuk proses penyelidikan,” tambah Kasi Humas.
Saat ini, polisi masih sedang mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan menghindari kecepatan tinggi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....