Korban Jiwa Kembali Berjatuhan di JMP Ambon
- 13 Apr 2026 08:30 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon - Kawasan Jembatan Merah Putih kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa. Seorang ibu rumah tangga (IRT), Indah Sari (24), meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di atas jembatan tersebut, Minggu (12/4/2026) siang.
Korban diketahui mengendarai sepeda motor dari arah Maluku City Mall menuju kawasan Teluk Ambon. Namun setibanya di atas jembatan, tepatnya dari arah Tantui menuju Poka, korban diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.
Sepeda motor yang dikendarai kemudian menabrak pembatas jalan di sisi kiri. Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka serius.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Ambon untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Janete S. Luhukay, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kecelakaan.
“Petugas langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan situasi,” ujarnya.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Insiden ini menambah daftar panjang peristiwa tragis di Jembatan Merah Putih dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, pekan lalu seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah melompat dari jembatan tersebut. Pada Maret 2026, kejadian serupa juga menimpa seorang wanita.
Rentetan kejadian ini memunculkan kekhawatiran publik terhadap aspek keselamatan di kawasan jembatan yang menjadi salah satu ikon Kota Ambon tersebut. Sejumlah pihak menilai perlunya evaluasi menyeluruh, baik dari sisi pengamanan fisik, rambu lalu lintas, hingga pengawasan di lokasi yang kerap menjadi titik insiden.
Dengan frekuensi kejadian yang meningkat, Jembatan Merah Putih kini tidak hanya dikenal sebagai penghubung vital, tetapi juga mulai dipandang sebagai kawasan rawan yang membutuhkan perhatian serius dari pemangku kepentingan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....