Semesta Raya Sastra 1.0 Hadirkan Bedah Buku dan Diskusi Puisi di Ambon
- 19 Sep 2026 20:11 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon — Rangkaian acara Penguatan Komunitas Sastra 2026 bertajuk “Semesta Raya Sastra 1.0” digelar di Aula George De Fretes RRI Ambon, Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Timur Menulis bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tersebut menghadirkan agenda bedah buku dan diskusi puisi.
Salah satu kegiatan utama yakni bedah buku Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Buku tersebut mengangkat kisah kelam kerusuhan 1998 dengan latar perjuangan aktivis mahasiswa dalam menghadapi situasi politik pada masa Orde Baru, sekaligus menggambarkan pengalaman kehilangan dan perjuangan kemanusiaan.
Bedah buku menghadirkan Bapak Embong Salampessy, pekerja perdamaian sekaligus jurnalis senior, serta Dr. Falantino Eryk Latupapua, S.Pd., M.A., dosen Sastra dan Budaya sekaligus penulis. Keduanya membahas karya tersebut dari perspektif sejarah, sastra, budaya, serta pengalaman sosial yang dapat ditemukan dalam cerita.
Melalui kegiatan bedah buku, peserta diajak melihat bagaimana karya sastra tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memahami berbagai peristiwa sosial dan sejarah. Diskusi juga mendorong peserta untuk lebih kritis dalam membaca karya sastra serta melihat hubungan antara karya, pengalaman manusia dan kondisi masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi puisi bertajuk “Perjalanan Pulang Pergi antara Membaca dan Menulis Puisi” oleh Weslly Johannes dengan moderator Riyan Suatrat. Diskusi tersebut membahas hubungan antara aktivitas membaca dan proses kreatif dalam menghasilkan karya puisi
Dalam diskusi, membaca dipandang dapat menjadi salah satu sumber inspirasi sekaligus memperkaya wawasan seorang penulis dalam menghasilkan karya. Pengalaman membaca berbagai karya dapat membuka perspektif, memperkaya pilihan kata dan membantu penulis menemukan gagasan untuk dituangkan melalui puisi.
Melalui Semesta Raya Sastra 1.0, Timur Menulis bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mendorong penguatan komunitas sastra sekaligus membuka ruang pertemuan bagi penulis, pembaca dan pegiat sastra di Maluku. Kegiatan diharapkan dapat meningkatkan minat membaca dan menulis serta memperkuat ekosistem sastra di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....