Manfaat Membaca Buku sebelum Tidur untuk Kualitas Tidur yang Nyenyak
- 29 Mei 2026 17:20 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Membaca buku fisik selama 15 hingga 30 menit sebelum tidur terbukti memberikan manfaat besar untuk mengatasi masalah insomnia. Kebiasaan baik ini mampu merilekskan otot-otot yang tegang, menurunkan hormon stres kortisol, serta mempersiapkan otak untuk memasuki fase tidur yang lebih dalam (deep sleep).
Edukasi mengenai manfaat membaca ini disebarluaskan oleh para psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia melalui seminar daring (webinar). Target utama dari edukasi ini adalah para remaja dan pekerja produktif yang sering mengalami gangguan tidur di malam hari.
Seminar kesehatan mental dan fisik ini diadakan pada pertengahan minggu ini melalui platform digital. Topik ini diangkat karena survei menunjukkan bahwa penggunaan gawai (smartphone) secara berlebihan sebelum tidur menjadi penyebab utama rusaknya pola tidur masyarakat modern.
Bagaimana membaca buku bisa meningkatkan kualitas tidur? Berbeda dengan gawai yang memancarkan cahaya biru (blue light) yang merusak produksi melatonin (hormon tidur), membaca buku fisik justru memberikan stimulasi visual yang menenangkan bagi mata. Kegiatan ini mengalihkan pikiran dari kecemasan tugas pekerjaan harian, sehingga frekuensi gelombang otak melambat dan memicu rasa kantuk yang alami.
Membaca buku sebelum tidur tidak hanya menambah wawasan dan imajinasi, tetapi juga menjadi obat alami terbaik untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Para ahli menyarankan masyarakat untuk mulai menjauhkan gawai dari tempat tidur dan menggantinya dengan buku bacaan yang ringan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....