Film “Dilan ITB 1997” Tayang, Respons Penonton Minim
- 02 Mei 2026 07:49 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID. Ambon - Film Dilan ITB 1997 resmi tayang di sejumlah bioskop di Indonesia, termasuk di jaringan Cinema XXI yang ada di Ambon sejak 30 April 2026. Namun, berbeda dengan kesuksesan film-film sebelumnya dalam semesta Dilan, kali ini antusiasme penonton terlihat belum begitu tinggi.
Di XXI Ambon City Center misalnya, suasana penayangan film ini terpantau relatif sepi, terutama pada jam-jam non-prime time. Beberapa studio bahkan tidak terisi penuh, meski film ini mengusung nama besar Dilan yang sebelumnya sukses menarik perhatian generasi muda.
“Dilan ITB 1997” sendiri mencoba membawa nuansa baru dengan latar kehidupan kampus di Institut Teknologi Bandung (ITB), berbeda dari cerita sebelumnya yang lebih berfokus pada masa SMA. Perubahan setting ini menjadi salah satu daya tarik sekaligus tantangan, karena penonton harus beradaptasi dengan fase kehidupan karakter yang lebih dewasa. Kehadiran Ariel Noah yang didapuk sebagai pemeran utama pun, menjadi salah satu pertimbangan penonton membeli tiket.
Sejumlah penonton mengaku tetap penasaran dengan kelanjutan kisah Dilan. Namun, ada pula yang merasa cerita kali ini kurang kuat dibandingkan film terdahulu. Selain itu, faktor persaingan dengan film lain yang sedang tayang juga disebut memengaruhi jumlah penonton.
"Sayang sekali filmnya datar dan banyak dialog yang dipaksa untuk bermakna, sehingga jujur saya tidak begitu menikmati film ini. Tapi utuk acting Ariel lumayan," ujar Dian penonton yang kami temui selepas penayangan film Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam film ini, Ariel NOAH beradu akting dengan dua wanita yang akan membuatnya dilanda dilematis, yaitu Raline Shah sebagai Milea, serta Niken Anjani yang memerankan sosok Ancika, pacar baru Dilan.
Selain tiga nama populer itu, film drama romantis remaja ini juga dibintangi sederet nama tenar lainnya, seperti Wafda Saifah Lubis, Ira Wibowo, Rey Bong, hingga Arya Saloka.
Di sisi lain, promosi film ini dinilai tidak semasif seri sebelumnya. Hal ini berdampak pada tingkat awareness masyarakat, khususnya di daerah seperti Ambon. Padahal, jaringan bioskop seperti XXI biasanya menjadi salah satu tolok ukur antusiasme penonton di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....