Na Willa, Film Sederhana Sarat Emosi

  • 25 Mar 2026 00:31 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Tayang perdana pada 18 Maret 2026, film Na Willa menjadi pilihan tontonan hangat di tengah persaingan bioskop momen Lebaran. Karya sutradara Ryan Adriandhy yang diangkat dari novel Reda Gaudiamo ini menampilkan akting Luisa Adreena, Irma Rihi, dan Junior Liem dalam durasi 118 menit. Mengambil latar Surabaya tahun 1960-an, ceritanya berfokus pada dinamika hidup bocah enam tahun yang mulai bertransisi dari dunia imajinasi ke realitas sekolah yang kaku. Menariknya, film ini memilih gaya penceritaan yang sederhana dan personal, berbeda dengan film-film blockbuster Lebaran lainnya yang cenderung penuh drama.

Na Willa memilih untuk tidak mengeksploitasi konflik besar, melainkan fokus pada perubahan kecil yang bagi seorang anak merupakan peristiwa emosional yang masif—seperti ditinggal teman sekolah atau perubahan rutinitas. Film ini berhasil menangkap rasa kesepian secara subtil dan perlahan. Meski memiliki tempo yang lambat dan atmosfer yang cenderung "hening", hal ini justru menjadi kekuatan karena penonton diajak menyelami persepsi waktu anak-anak yang terasa panjang. Selain itu, film ini secara cerdas menyelipkan isu multikulturalisme dan dinamika sosial dalam keluarga dengan cara yang sangat halus.

Aspek visual film ini menonjolkan palet warna cerah yang dipadukan dengan elemen animasi guna menghidupkan dunia imajinasi anak-anak. Namun, estetika ini bukan sekadar pemanis; visual tersebut berperan sebagai bentuk "pelarian" sekaligus ruang aman bagi sang tokoh utama dalam menghadapi realitas hidup yang mulai bergeser.

Imanuel Kolelupun (21) penonton film Na Willa di XXI Ambon City Center tanggal 24 Maret 2026 menyampaikan “Filmnya nggak banyak drama besar, tapi diam-diam nyentuh. Ada momen yang bikin kita keinget masa kecil tanpa harus dibuat nangis berlebihan” ujarnya.

Na Willa bukan film Lebaran yang “ramai”, melainkan film yang tenang dan reflektif. Ia tidak menawarkan konflik besar, tetapi menghadirkan pengalaman emosional yang halus—tentang tumbuh, kehilangan kecil, dan dunia anak-anak yang perlahan berubah.

Film ini cocok bagi penonton yang ingin menikmati tontonan keluarga dengan pendekatan berbeda. Namun bagi yang mencari hiburan cepat dan penuh aksi, Na Willa mungkin terasa terlalu sunyi. Justru di situlah kekuatannya film ini tidak berteriak, tapi diam-diam meninggalkan rasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....