Mengais Rupiah demi Ongkos Sekolah: Cerita Pemulung Cilik di Amplas Ambon
- 09 Sep 2026 12:00 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Di balik persoalan tumpukan sampah liar di Jalan Yos Sudarso, Amplas, Kota Ambon, terselip kisah anak-anak sekolah. Ada yang mengais rezeki demi bisa bertahan dan membiayai kebutuhan harian mereka, seperti yang dilakukan Rusdi, dkk.
Setiap selesai jam sekolah, Rusdi bersama rekan-rekannya mendatangi tempat pembuangan sampah liar tersebut untuk berburu barang bekas. Tanpa rasa canggung, anak-anak ini membongkar tumpukan sampah guna mencari kardus, kertas, plastik, hingga logam yang masih bernilai jual.
Bagi Rusdi, aktivitas ini menjadi satu-satunya cara untuk mendapatkan uang saku dan ongkos transportasi menuju sekolah. Kendati berisiko terhadap kesehatan, usahanya tersebut tetap mendapat restu dari orang tua, selama ia berjuang secara jujur dan tidak merugikan orang lain.
Kehadiran para pemulung cilik ini turut menjadi perhatian warga setempat. Baing, salah seorang warga sekitar, kerap menyaksikan anak-anak tersebut mengais sampah harian, bahkan tak jarang melihat mereka mencari sisa makanan di tengah barang-barang bekas dan elektronik rusak.
Fenomena ini menegaskan bahwa tumpukan sampah liar di kawasan Amplas tak sekadar menunjukkan rendahnya kedisiplinan pembuangan sampah warga, tetapi juga memotret kondisi sosial-ekonomi anak-anak yang terpaksa menggantungkan biaya pendidikan dari limbah kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....