Ribuan Mimpi Dipertaruhkan di Ruang Ujian: 3.152 Peserta Berebut Kursi di Unpatti
- 23 Jun 2026 21:18 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Sejak pagi hari, suasana di lingkungan Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon tampak berbeda. Ratusan calon mahasiswa berdatangan dengan wajah tegang, sebagian ditemani orang tua, sebagian lainnya datang sendiri sambil menggenggam kartu peserta ujian.
Di balik langkah mereka menuju ruang ujian, tersimpan harapan besar untuk meraih satu tiket menuju masa depan. Sebanyak 3.152 peserta resmi mengikuti Seleksi Mandiri Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Pattimura Tahun Akademik 2026/2027 yang mulai dilaksanakan Selasa (23/6/2026).
Bagi ribuan peserta tersebut, seleksi mandiri bukan sekadar ujian biasa. Jalur ini menjadi kesempatan terakhir untuk dapat menembus bangku perguruan tinggi negeri setelah proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) selesai dilaksanakan.
Kesempatan Terakhir Menuju Kampus Impian
Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, mengatakan seleksi mandiri merupakan salah satu jalur penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Menurutnya, jalur ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui dua jalur nasional sebelumnya untuk tetap bersaing mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri terbesar di Maluku tersebut.
"Jalur prestasi sudah diumumkan, SNBT juga sudah selesai. Sekarang kita memasuki tahap seleksi mandiri melalui ujian tulis berbasis komputer," ujarnya saat membuka pelaksanaan ujian di Gedung Registrasi Unpatti, Poka.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian tidak hanya berlangsung di Ambon, tetapi juga didukung sejumlah subpusat UTBK yang tersebar di daerah untuk memudahkan akses peserta. Tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi masih sangat besar.
Bagi sebagian peserta, kesempatan masuk perguruan tinggi negeri bukan hanya soal melanjutkan pendidikan, tetapi juga menjadi harapan untuk mengubah masa depan keluarga. Tidak sedikit peserta yang berasal dari daerah kepulauan dan wilayah terpencil di Maluku harus menempuh perjalanan jauh demi mengikuti seleksi tersebut.
Sebagian datang menggunakan kapal laut, sebagian lainnya harus menyeberang antar pulau sebelum akhirnya tiba di lokasi ujian.
Perjuangan itu menggambarkan betapa besar keinginan generasi muda Maluku untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
Menentukan Kualitas Generasi Masa Depan
Menurut Fredy, seleksi mandiri bukan hanya proses administratif penerimaan mahasiswa baru. Lebih dari itu, seleksi tersebut menjadi instrumen untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di Universitas Pattimura.
"Seleksi ini menjadi salah satu barometer kualitas input mahasiswa yang nantinya akan menjalani proses pendidikan di Unpatti," katanya.
Saat ini, Unpatti memiliki sekitar 118 program studi, termasuk program pascasarjana, yang tersebar di berbagai fakultas. Puluhan program studi jenjang sarjana menjadi pilihan utama peserta sesuai minat dan bakat masing-masing.
Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, teknik, hukum, perikanan, hingga ilmu sosial menjadi tujuan yang paling banyak diminati calon mahasiswa.
Empat Hari Menentukan Masa Depan
Pelaksanaan Seleksi Mandiri UTBK Unpatti akan berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juni 2026. Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, panitia akan melakukan pengolahan hasil tes sebelum mengumumkan peserta yang dinyatakan lolos.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 6 Juli 2026, meski pihak universitas masih membuka kemungkinan adanya penyesuaian waktu sesuai kebutuhan proses verifikasi dan pengolahan data.
Bagi ribuan peserta, tanggal tersebut menjadi hari yang paling dinantikan. Sebab di sanalah jawaban atas perjuangan panjang mereka akan diketahui. Apakah berhasil menjadi bagian dari Universitas Pattimura, atau harus kembali menyiapkan langkah baru untuk mengejar cita-cita.
Di ruang ujian hari ini, yang dipertaruhkan bukan sekadar nilai. Tetapi mimpi, harapan, dan masa depan ribuan anak Maluku yang ingin mengubah hidup mereka melalui pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....