Gandeng UMKM, P3KLBIJ Perkuat Ketahanan Ekologis Nasional
- 23 Agt 2026 06:19 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID. Ambon — Perkumpulan Pengembangan dan Pelestarian Kearifan Lokal Bumi Indonesia Jaya (P3KLBIJ) mengambil langkah progresif memperkuat ketahanan ekologis nasional. Melalui visi dan misi strategis, lembaga ini fokus menjalin kemitraan erat dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Maluku. Langkah tersebut diorientasikan untuk menjadikan produk dan tradisi lokal sebagai garda terdepan penjaga kelestarian lingkungan.
Demikian diungkapkan oleh Pengurus P3KLBIJ, Dr. Yashmin Seif, SH., MBA., AESTH. DIPL., M.Kn., saat ditemui secara khusus di kediamannya di kawasan Waitatiri, Ambon, Sabtu (22/8/2026). Ia menegaskan bahwa kearifan lokal masyarakat Maluku menyimpan nilai-nilai ekologis yang sangat tinggi dan relevan dalam menjawab krisis lingkungan global. "UMKM tidak boleh hanya dilihat sebagai penggerak ekonomi semata, tetapi juga sebagai agen pelestari ekologi yang lahir dari rahim budaya lokal," ujarnya.
P3KLBIJ menilai sinergi lintas sektor ini mendesak dilakukan guna mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam lini usaha masyarakat. Melalui kemitraan strategis, para pelaku UMKM akan didampingi agar proses produksi dan pengembangan usahanya selaras dengan upaya perlindungan alam. Pendekatan ini memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi kerakyatan berjalan beriringan dengan pemeliharaan ekosistem darat dan laut di Maluku.
Lebih lanjut, Dr. Yashmin menjelaskan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha berbasis tradisi terbukti efektif dalam meminimalkan eksploitasi lingkungan yang merusak. P3KLBIJ berkomitmen membuka akses yang lebih luas bagi UMKM lokal untuk mengadopsi praktik bisnis hijau (green business). Dengan demikian, identitas kultural Maluku tetap lestari sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi yang berdaya saing tinggi di kementerian nasional maupun global.
Ke depan, P3KLBIJ optimis bahwa kolaborasi terpadu antara komunitas, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan ini mampu mewujudkan Maluku sebagai model percontohan nasional. Kearifan lokal yang mengakar kuat di bumi Maluku diyakini sanggup bertransformasi menjadi benteng ekologi yang kokoh bagi bangsa Indonesia. "Sudah saatnya kearifan lokal kita memimpin jalan menuju masa depan ekologi yang berkelanjutan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....