Pelaku UMKM Didorong Perkuat Kualitas Produk Berbasis Kearifan Lokal
- 11 Agt 2026 12:42 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) didorong memperkuat kualitas produk serta memanfaatkan kearifan lokal sebagai identitas usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang semakin luas. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum P3 KLBIJ (Perkumpulan Pengembang dan Pelestari Kearifan Lokal Bumi Indonesia Jaya), Yashmin Seiff, dalam program Mozaik Indonesia Pro1 RRI Ambon, Senin (10/8/2026).
Yashmin mengatakan, keunikan produk saja belum cukup untuk membuat UMKM mampu bersaing. Pelaku usaha perlu memperhatikan kualitas dan konsistensi produksi, kemasan, branding, pelayanan, serta memahami kebutuhan konsumen agar produk yang ditawarkan memiliki daya saing.
Menurutnya, kearifan lokal dapat menjadi kekuatan pembeda yang memberikan karakter tersendiri pada produk UMKM. Nilai budaya dalam makanan, kerajinan, motif, bahan baku, maupun cerita masyarakat setempat dapat dikembangkan menjadi identitas produk sekaligus memberikan nilai tambah secara ekonomi.
Namun, pengembangan produk berbasis kearifan lokal harus dilakukan secara seimbang. Nilai budaya tetap perlu dipertahankan, sementara desain, kemasan, ukuran, rasa, hingga strategi pemasaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera konsumen masa kini.
Selain pengembangan produk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting. Pelaku UMKM perlu mulai mengelola usaha secara profesional, termasuk melakukan pencatatan keuangan, pengendalian biaya, perencanaan produksi, dan menyusun strategi pemasaran yang tepat.
Yashmin juga menekankan pentingnya legalitas dan sertifikasi produk untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka peluang masuk ke pasar yang lebih besar. P3 KLBIJ turut mendorong agar potensi kearifan lokal tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing.
Untuk memperkuat UMKM dalam satu hingga tiga tahun ke depan, pelaku usaha didorong memulai langkah sederhana seperti meningkatkan kualitas produk, membangun identitas merek, melakukan pencatatan keuangan, mengurus legalitas, memanfaatkan teknologi digital, dan memperluas jaringan pemasaran. Upaya tersebut diharapkan mampu membawa produk UMKM lokal dari pasar daerah menuju pasar nasional hingga internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....