Wagub: Keamanan Jadi Kunci Masuknya Investasi ke Maluku
- 07 Agt 2026 08:52 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath menegaskan situasi keamanan yang kondusif merupakan syarat utama untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan dunia usaha di Maluku. Penegasan itu disampaikan saat membuka Rapat Kerja Daerah II DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Maluku di Grand Avira Hotel, Ambon, pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Vanath, investor hanya akan menanamkan modal apabila daerah memiliki jaminan keamanan dan stabilitas yang baik sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan lancar.
"Investasi dan usaha swasta hanya bisa tumbuh kalau daerah kita aman dan kondusif. Mana ada orang berduit atau investor yang mau menanamkan modalnya kalau situasinya tidak aman? Karena itu, menjaga keamanan adalah kunci utama agar pergerakan ekonomi lancar dan lapangan kerja terbuka," ujarnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga stabilitas daerah agar iklim investasi di Maluku semakin kompetitif dan mampu membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
Ketua Umum DPP IWAPI Dyah Anita Prihapsari menyebut saat ini IWAPI telah diperkuat oleh lebih dari 40 ribu anggota yang tersebar di 259 kabupaten/kota serta satu perwakilan luar negeri di Malaysia. Menurutnya, sekitar 98 persen dari total anggota merupakan pelaku UMKM.
Ia mengimbau anggota IWAPI Maluku memanfaatkan potensi kekayaan alam daerah Maluku, mulai dari sektor pangan hingga produk unggulan lainnya, agar diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
"Kebijakan presiden saat ini menempatkan ketahanan pangan dan ketahanan energi sebagai prioritas. Ini peluang bagi perempuan pengusaha untuk mengelola potensi daerah dari hulu sampai hilir menjadi produk unggulan Maluku," kata Dyah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....