Bank Maluku-Malut Siapkan KUR Bunga 6 Persen untuk Dorong UMKM

  • 07 Mei 2026 11:16 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - PT Bank Maluku dan Maluku Utara tengah melakukan langkah strategis untuk mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada triwulan kedua tahun ini. Upaya ini merupakan komitmen bank untuk bangkit kembali setelah sempat berhenti menyalurkan KUR akibat angka kredit macet (NPL) yang cukup tinggi satu dekade lalu.

"Kami sedang mengupayakan agar KUR segera disalurkan kembali dengan bunga yang sangat kompetitif, yakni sekitar 6 persen," ujar Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syarisal Imbar dalam dialog di Pro1 RRI Ambon.

Dikatakan, selain KUR, Bank Maluku-Malut juga memperkenalkan produk Kredit Bangun Usaha (KBU) yang menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN). Produk ini memberikan peluang bagi pegawai negeri yang menyalurkan payroll melalui bank tersebut untuk mendapatkan modal usaha dengan bunga rendah sekitar 8 persen.

Keberhasilan kolaborasi juga terlihat di Maluku Tengah melalui program "KUM Kreatif" yang telah berjalan sukses di Saparua dan Masohi. Program ini merupakan sinergi antara bank, pemerintah daerah, dan UMKM, di mana beban bunga ditanggung oleh pemda sehingga masyarakat hanya perlu membayar cicilan pokok saja.

Syarisal Imbar menjelaskan, skema kerja sama ini terbukti ampuh menjaga tingkat kredit macet tetap rendah dan membantu ekonomi rakyat.

"Kami terus melakukan roadshow ke berbagai kabupaten/kota untuk mengajak para kepala daerah mereplikasi keberhasilan pola subsidi bunga ini," ucapnya.

Ditambahkan, tak hanya sektor umum, Bank Maluku-Malut juga menyiapkan alokasi kredit besar yang menyasar industri kreatif hingga nelayan tangkap di pelosok daerah. Dengan sistem Loan Origination System (LOS), proses persetujuan kredit kini diklaim jauh lebih cepat karena hasil analisis sistem bisa keluar dalam hitungan detik.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....