UMKM Maluku Butuh Pendekatan Kontekstual Hadapi Tantangan Ekonomi Global

  • 09 Mei 2025 21:06 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Tantangan ekonomi global seperti inflasi, fluktuasi nilai tukar, hingga krisis energi turut dirasakan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah kepulauan Maluku.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKIM, dr. Elia Radianto dalam dialog Mozaik Indonesia di RRI Ambon pada Jumat, 9 Mei 2025 menegaskan, UMKM lokal perlu pendekatan kontekstual dan berbasis potensi daerah agar tetap bertahan dan berkembang.

“UMKM di Maluku memiliki karakteristik yang unik karena berbasis komunitas dan budaya lokal. Tapi tantangan logistik dan akses pasar masih jadi persoalan utama, apalagi di tengah tekanan ekonomi global,” ujar Elia.

Elia menekankan bahwa solusi yang di terapkan untuk UMKM di wilayah perkotaan atau pulau Jawa tidak bisa serta-merta diterapkan di Maluku.

“Pendekatannya harus berbasis konteks kepulauan. Misalnya subsidi transportasi, pelatihan daring yang fleksibel, dan penguatan koperasi sebagai simpul distribusi,” jelasnya.

Menurutnya, sektor UMKM berbasis potensi lokal seperti pengolahan hasil laut, rempah-rempah dan kerajinan tangan bisa menjadi daya saing global jika didukung oleh riset dan inovasi.

“Perguruan tinggi punya peran besar di sini. Kita bisa membantu UMKM dari sisi desin produk, manajemen keuangan, hingga strategi branding yang sesuai dengan tren pasar dunia” tambahnya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa literasi digital dan akses terhadap teknologi masih menjadi tantangan tersendiri.

“Banyak pelaku UMKM di desa belum punya perangkat atau jaringan yang memadai untuk jualan online. Pemerintah perlu intervensi lewat program digitalisasi yang merata dan berkelanjutan” tegas Elia.

Meskipun dihadapkan pada situasi global yang tidak menentu, dr. Elia optimis bahwa UMKM Maluku tetap memiliki daya tahan tinggi. Asal didampingi dengan pendekatan yang relevan dan manusiawi, UMKM bisa jadi ujung tombak pemulihan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....