Ekonomi Ambon Tumbuh 4,87 Persen, Bodewin: Melambat tapi Terkendali
- 17 Apr 2026 18:03 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pertumbuhan ekonomi Kota Ambon pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,87 persen. Meski angka ini menunjukkan perlambatan sebesar 1,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan belum memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemerintah Kota Ambon menilai kondisi ekonomi daerah masih berada pada jalur yang stabil.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengungkapkan bahwa melambatnya pertumbuhan tersebut tertutupi oleh performa konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, terutama menjelang hari raya besar keagamaan.
“Yang perlu kita khawatirkan bukan masyarakat banyak berbelanja, tetapi jika masyarakat tidak belanja sama sekali. Rendahnya konsumsi justru indikator ekonomi yang memprihatinkan. Saat ini daya beli warga kita masih terjaga,” kata Bodewin dalam rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) di Kantor OJK Maluku pada Selasa, 14 April 2026.
Menariknya, lonjakan inflasi pada awal 2026 bukan dipicu oleh harga bahan pokok, melainkan oleh faktor kebijakan pemerintah (administered prices). Penyesuaian tarif transportasi udara, tiket pesawat, tarif listrik, hingga kenaikan harga emas dunia menjadi penyumbang utama kenaikan angka inflasi.
Berdasarkan data Maret 2026, inflasi Ambon berada di angka 3,18 persen (yoy). Angka ini diklaim masih sangat aman karena berada dalam rentang target nasional, yakni 2,5 persen ±1 persen.
“Harga kebutuhan pokok relatif stabil. Inflasi kita masih terkendali dan tidak ada kekhawatiran berarti terkait stok pangan di pasar,” ujar Bodewin.
Melalui sinergi dengan berbagai lembaga keuangan, Pemkot Ambon optimis daya beli masyarakat yang terjaga ini akan menjadi mesin utama untuk mendorong kembali angka pertumbuhan ekonomi ke arah target yang dicanangkan pemerintah pada periode mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....